ADV DISKOMINFO BPP 2026

Magang Mandiri Dorong Lulusan Baru Miliki Pengalaman Kerja Nyata

BALIKPAPAN — Program magang mandiri yang digagas Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan menjadi peluang penting bagi lulusan baru dan pencari kerja untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan sekaligus kesiapan tenaga kerja sebelum memasuki pekerjaan formal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker Balikpapan, Adamin Siregar, menyebut salah satu kendala utama pencari kerja adalah minimnya pengalaman praktis. Hal ini membuat banyak pelamar kesulitan bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

“Magang ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami dunia kerja secara langsung, mulai dari sistem kerja hingga budaya perusahaan,” ujar Adamin, Senin (10/3/2026).

Dalam skema magang mandiri, peserta masih berstatus sebagai peserta pelatihan, sehingga perusahaan tidak diwajibkan membayar Upah Minimum Kota (UMK). Meski begitu, banyak perusahaan tetap memberikan dukungan berupa uang transportasi maupun uang makan selama program berlangsung.

“Walaupun tidak diwajibkan, pada kenyataannya banyak perusahaan tetap memberikan uang transport dan makan kepada peserta magang,” jelasnya.

Disnaker Balikpapan terus memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan dan sektor industri agar kesempatan magang lebih banyak terbuka bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang belum memiliki pengalaman kerja. Kolaborasi ini memastikan peserta magang mendapatkan pembinaan dan pelatihan sesuai kebutuhan dunia usaha, sehingga keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga saat melamar pekerjaan.

Selain kemampuan teknis, peserta magang juga mempelajari budaya kerja, kedisiplinan, dan sistem operasional perusahaan. Pengalaman ini membantu mereka beradaptasi lebih cepat ketika memasuki dunia kerja profesional.

Adamin menekankan penguatan program magang mandiri sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Balikpapan. Melalui program ini, tenaga kerja lokal diharapkan memiliki kompetensi lebih baik dan siap bersaing di pasar kerja yang dinamis.

“Harapannya, melalui program ini kualitas tenaga kerja di Balikpapan dapat terus meningkat sehingga peluang kerja bagi masyarakat juga semakin terbuka,” pungkasnya.

Program magang mandiri ini menjadi jembatan penting antara pendidikan dan dunia industri, memastikan lulusan baru tidak hanya siap secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata yang dapat diandalkan di dunia kerja.

(***/Adv Diskominfo Balikpapan)