ADV DISKOMINFO BPP 2026 Balikpapan

Pemkot Balikpapan Prioritaskan APBD untuk Pelayanan Dasar dan Kesejahteraan Masyarakat

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tetap difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan pelayanan dasar. Berbagai program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur akan tetap menjadi perhatian utama meskipun pemerintah terus menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, usai mengikuti Rapat Paripurna ke-8 Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026 DPRD Kota Balikpapan yang digelar di Hotel Gran Senyiur, Senin (6/7/2026).

Bagus mengatakan, keberhasilan Pemerintah Kota Balikpapan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan capaian yang patut disyukuri. Namun, menurutnya, keberhasilan tersebut harus diikuti dengan pengelolaan anggaran yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana anggaran itu digunakan sebaik-baiknya dan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan serta kemakmuran rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD harus mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, pemerintah akan terus memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Menurut Bagus, sejumlah program yang belum sempat direalisasikan pada tahun sebelumnya akan kembali dianggarkan pada tahun berikutnya. Salah satunya adalah pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu yang menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Balikpapan.

Selain itu, Pemkot Balikpapan tetap berkomitmen memenuhi alokasi anggaran yang bersifat *mandatory spending*. Di sektor pendidikan, pemerintah terus mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sekolah baru, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, serta pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru mulai jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA.

Pemerintah juga memastikan pembiayaan BPJS Kesehatan kelas III bagi masyarakat bukan penerima upah tetap menjadi salah satu prioritas. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh warga.

“Program-program yang kemarin belum berjalan akan kita jalankan dan kita anggarkan. Sementara yang berkaitan dengan *mandatory spending* tetap menjadi prioritas,” kata Bagus.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah program yang memerlukan evaluasi agar pelaksanaannya ke depan semakin optimal. Evaluasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta efektivitas penggunaan anggaran daerah.

Di sisi lain, Pemkot Balikpapan tetap menerapkan kebijakan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Efisiensi dilakukan dengan membatasi belanja perjalanan dinas (SPPD), mengoptimalkan penggunaan fasilitas milik pemerintah untuk berbagai kegiatan, serta mengendalikan belanja operasional yang dinilai belum mendesak.

“Efisiensi tetap kita lakukan, seperti mengurangi anggaran perjalanan dinas dan memanfaatkan gedung milik pemerintah untuk kegiatan agar penggunaan anggaran lebih efektif,” jelasnya.

Bagus menegaskan, kebijakan efisiensi tidak akan memengaruhi program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga anggaran untuk sektor pendidikan, penanganan banjir, pembangunan sekolah, layanan kesehatan, pemberian seragam sekolah gratis, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

“Kami berharap tidak ada penurunan anggaran untuk kewajiban *mandatory spending*, seperti pendidikan, penanganan banjir, pembangunan sekolah, seragam sekolah gratis, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui pengelolaan APBD yang akuntabel, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, Pemkot Balikpapan berharap pembangunan di berbagai sektor dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kota Balikpapan.

**(adv/diskominfo balikpapan)**