
BALIKPAPAN – Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, menambah jam pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) guna mempercepat pendaftaran masyarakat dalam Program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Penambahan waktu layanan dilakukan menyusul tingginya antusiasme warga untuk mengaktifkan identitas kependudukan digital.
Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan, mengatakan pelayanan khusus aktivasi IKD kini dibuka setiap Senin hingga Kamis pukul 14.00–16.00 Wita, sedangkan pada Jumat berlangsung pukul 08.00–11.00 Wita di Kantor Kelurahan Batu Ampar.
“Antusiasme warga cukup tinggi. Kami memberikan tambahan waktu pelayanan khusus aktivasi IKD agar masyarakat dapat terlayani dengan baik,” kata Awan, Jumat (3/7/2026).
Ia menjelaskan, aktivasi IKD menjadi salah satu persyaratan dalam proses pendataan Program Perlindungan Sosial. Karena itu, pemerintah kelurahan berupaya mempercepat pelayanan agar masyarakat yang menjadi sasaran program dapat segera menyelesaikan proses administrasi.
Berdasarkan data kelurahan, sekitar 1.900 warga Batu Ampar yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 menjadi sasaran Program Perlindungan Sosial. Mengingat jumlah tersebut cukup besar, pelayanan dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan kelompok rentan.
Kelompok yang diprioritaskan meliputi warga lanjut usia berusia di atas 55 tahun serta penyandang disabilitas yang jumlahnya diperkirakan mencapai 400 hingga 500 orang.
“Kami memprioritaskan warga lanjut usia di atas 55 tahun dan penyandang disabilitas. Kalau seluruh 1.900 warga harus dilayani dalam waktu satu bulan tentu sangat berat,” ujarnya.
Untuk mempercepat capaian target, Kelurahan Batu Ampar juga melibatkan seluruh ketua RT dalam menyosialisasikan pentingnya aktivasi IKD kepada warga yang menjadi sasaran Program Perlindungan Sosial.
“Kami sudah meminta seluruh RT mengajak warganya segera melakukan aktivasi IKD. Harapannya seluruh warga yang memenuhi syarat dapat terdaftar dalam Program Perlindungan Sosial,” katanya.
Awan optimistis target tersebut dapat tercapai. Dari sekitar 31 ribu penduduk Kelurahan Batu Ampar, sebanyak 1.900 orang merupakan calon penerima manfaat Program Perlindungan Sosial yang diharapkan segera menyelesaikan aktivasi IKD.
“Kami akan terus memaksimalkan pelayanan agar seluruh warga sasaran dapat menyelesaikan aktivasi IKD sesuai target,” pungkasnya. (*)




