ADV CAMAT UTARA Balikpapan HEADLINE

Belum Punya Perangkat IKD, Kelurahan Gunung Samarinda Arahkan Warga ke Lokasi Terdekat



BALIKPAPAN – Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, terus mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Meski hingga kini belum memiliki perangkat untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), warga tetap dapat mengakses layanan dengan diarahkan ke lokasi terdekat yang telah memiliki fasilitas tersebut.

Lurah Gunung Samarinda, Sarjoko, mengatakan masyarakat dapat melakukan aktivasi IKD di Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), Kelurahan Sumber Rejo, Kantor Kecamatan Balikpapan Utara, maupun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan.

“Kendala kami memang karena belum memiliki alat untuk aktivasi IKD. Untuk sementara kami arahkan warga ke Gunung Samarinda Baru, Sumber Rejo, kantor kecamatan, atau langsung ke Disdukcapil,” ujar Sarjoko, Rabu (29/7/2026).

Ia berharap perangkat aktivasi IKD dapat tersedia di Kelurahan Gunung Samarinda paling lambat tahun depan. Namun, pihaknya optimistis pengadaan tersebut dapat direalisasikan lebih cepat.

“Informasinya ada rencana pengadaan alat IKD di Gunung Samarinda. Semoga tahun ini bisa terealisasi, kalau tidak maksimal tahun depan,” katanya.

Sarjoko menjelaskan, warga tidak perlu melapor terlebih dahulu ke pihak kelurahan sebelum melakukan aktivasi IKD. Masyarakat cukup mendatangi lokasi pelayanan yang telah memiliki perangkat.

Menurutnya, sempat muncul keluhan dari seorang warga yang merasa diarahkan ke Kelurahan Gunung Samarinda Baru. Namun, setelah diberikan penjelasan, persoalan tersebut diketahui hanya disebabkan miskomunikasi.

“Memang kemarin ada satu keluhan karena diarahkan ke Gunung Samarinda Baru. Itu hanya miskomunikasi saja. Sejauh ini pelayanan aktivasi IKD tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain mendukung aktivasi IKD, Kelurahan Gunung Samarinda juga terus mengintensifkan pelayanan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Hingga 7 Juli 2026, proses pendataan dan pelayanan telah menjangkau sekitar 50 persen dari 1.300 warga yang terdata oleh Dinas Sosial.

Bagi warga yang tidak memungkinkan datang ke kantor kelurahan, seperti lanjut usia, penyandang stroke, atau masyarakat yang sedang sakit, petugas Perlinsos memberikan pelayanan langsung ke rumah.

“Kalau ada warga yang tidak bisa datang ke kantor karena sakit, stroke, atau sudah lanjut usia, petugas kami yang turun langsung ke lapangan memberikan pelayanan,” ungkapnya.

Sebagai upaya memperluas penyebaran informasi, pihak kelurahan juga terus menyosialisasikan lokasi aktivasi IKD kepada masyarakat melalui grup komunikasi para ketua RT.

“Kami sampaikan kepada RT agar menginformasikan kepada warganya bahwa aktivasi IKD bisa dilakukan di Kelurahan Sumber Rejo maupun Kelurahan Gunung Samarinda Baru,” tutup Sarjoko. (Adv)