Ekonomi Ekonomi Daerah

BPPDRD Balikpapan Jemput Bola ke Pelaku Usaha

BALIKPAPAN – Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan memperkuat pendekatan lapangan dengan mengintensifkan kunjungan langsung ke berbagai pusat bisnis dan pelaku usaha. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akurasi data pajak daerah sekaligus membangun komunikasi yang lebih kuat antara pemerintah dan wajib pajak.

Pendekatan jemput bola tersebut menyasar berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, pusat perbelanjaan, hingga sektor jasa lainnya. Selain melakukan verifikasi data, tim BPPDRD juga membuka ruang dialog guna memahami berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.

Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham Mustari mengatakan, kehadiran langsung tim di lapangan menjadi strategi penting dalam memperkuat validitas data pajak sekaligus menyerap aspirasi dunia usaha secara lebih efektif.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk mendengar suara para pengusaha. Kami ingin memastikan data pajak kami akurat dan adil bagi semua pihak. Interaksi ini membantu kami menyerap aspirasi yang selama ini mungkin tidak tersampaikan,” ujarnya, Selasa (07/04).

Menurut Idham, tim lapangan bertugas memverifikasi kesesuaian data transaksi dengan kondisi aktual usaha di lapangan. Proses tersebut dilakukan dengan pendekatan persuasif dan edukatif agar pelaku usaha memahami mekanisme perpajakan daerah sekaligus dapat menyampaikan kendala yang dihadapi.

BPPDRD menilai pemahaman terhadap persoalan teknis maupun operasional dunia usaha penting sebagai dasar penyusunan kebijakan fiskal yang lebih adaptif dan tidak memberatkan wajib pajak. Karena itu, kunjungan lapangan juga dimanfaatkan untuk mencarikan solusi terhadap berbagai hambatan yang muncul.

“Kami mencari solusi bersama atas setiap hambatan yang muncul. Jika ada kendala teknis pada sistem pembayaran, tim kami segera memberikan bantuan di tempat. Kami ingin pengusaha merasa pemerintah adalah mitra bisnis mereka,” lanjutnya.

Selain memperkuat akurasi data, kehadiran tim verifikasi juga bertujuan meningkatkan transparansi informasi perpajakan. Dalam setiap kunjungan, petugas memberikan pemahaman mengenai manfaat pajak daerah yang kembali digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kota Balikpapan.

“Inovasi ini adalah bentuk komitmen kami untuk membangun Balikpapan yang lebih maju. Kami mengawal setiap rupiah pajak agar kembali menjadi layanan publik yang prima bagi seluruh warga,” tambahnya.