
Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pelaku usaha untuk mempercepat pembangunan daerah. Melalui Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD), pemerintah menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya bertumpu pada program pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham Mustari mengatakan dukungan masyarakat dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Menurutnya, pajak bukan hanya kewajiban administratif, tetapi bentuk kontribusi nyata warga terhadap kemajuan Kota Beriman.
“Pajak itu bentuk kontribusi nyata warga dalam memajukan kota. Kami sangat berharap dukungan penuh dari seluruh masyarakat dan pelaku usaha. Partisipasi aktif Anda menentukan kecepatan pembangunan kita,” ujarnya, Rabu (22/04).
Idham menjelaskan setiap penerimaan pajak yang masuk ke kas daerah akan kembali dirasakan masyarakat dalam bentuk pembangunan fasilitas publik dan peningkatan pelayanan. Mulai dari perbaikan jalan, penguatan layanan kesehatan, hingga sektor pendidikan sangat bergantung pada optimalisasi penerimaan daerah.
“Pajak yang dibayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Ini adalah siklus manfaat untuk kita semua. Makanya dari sisi pemerintah kami lakukan inovasi. Tapi juga perlu dukungan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Idham, pemerintah juga terus menghadirkan inovasi pelayanan guna mempermudah masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan. Digitalisasi layanan menjadi salah satu strategi utama agar pembayaran pajak semakin mudah, cepat, dan transparan tanpa harus melalui antrean panjang di kantor pelayanan.
Kemudahan layanan ini, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan pajak daerah. Pemerintah ingin masyarakat merasakan manfaat langsung dari sistem pelayanan yang lebih efisien sekaligus melihat dampak nyata penggunaan anggaran bagi pembangunan kota.
Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi utama bagi kemandirian fiskal Balikpapan. Dengan dukungan seluruh pihak, pemerintah optimistis target pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
“Maka kami mengajak semua pihak untuk menjaga semangat gotong royong ini. Melalui pajak, setiap individu berperan sebagai pahlawan pembangunan. Kan ini demi kepentingan bersama di sektor fasilitas umum,” tambahnya.




