
BALIKPAPAN – PT Telkom Indonesia melalui Telkom Regional IV Kalimantan menggelar Borneo Digital Summit (BDS) 2025: Agribusiness Level-Up pada 4–5 Desember 2025 di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mendorong percepatan transformasi digital sektor agribisnis, khususnya kelapa sawit, di Kalimantan.
Sektor agribisnis Kalimantan dinilai memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, namun masih dihadapkan pada tantangan efisiensi, produktivitas, serta tuntutan keberlanjutan global. Digitalisasi menjadi salah satu kunci untuk menjawab tantangan tersebut, mulai dari pemantauan produksi, manajemen kebun, hingga perluasan akses pasar berbasis teknologi.
Borneo Digital Summit 2025 mengusung tema “Smart Agro Ecosystem: Empowering Agribusiness with Digital Innovation”. Forum ini mempertemukan pelaku industri, akademisi, dan penyedia teknologi untuk membangun kolaborasi dalam penerapan solusi digital terintegrasi di sektor agribisnis Kalimantan.
Pada hari pertama, agenda difokuskan pada Forum Sharing Peningkatan Produktivitas Tanam Sawit. Diskusi melibatkan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), akademisi, serta praktisi industri untuk membahas strategi peningkatan produktivitas kebun sawit secara berkelanjutan, termasuk pemanfaatan teknologi dan praktik agronomi yang lebih efisien.
Sementara itu, hari kedua menjadi agenda utama Borneo Digital Summit yang dibuka oleh Bapak Taufik selaku General Manager Witel Balikpapan. Di dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa Telkom berkomitmen menjadi mitra strategis bagi pelaku agribisnis melalui penyediaan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Pendekatan berbasis layanan dan pemahaman karakteristik pelanggan dinilai penting agar transformasi digital dapat memberikan dampak nyata.
Selain seminar dan panel diskusi, forum Borneo Digital Summit (BDS) 2025: Agribusiness Level-Up juga menghadirkan sesi Breakout Table dan Business Matching. Sesi ini dirancang untuk mempertemukan pelaku agribisnis dengan mitra teknologi dan kolaborator guna membahas permasalahan secara lebih mendalam serta membuka peluang kerja sama bisnis.
Melalui Borneo Digital Summit (BDS) 2025: Agribusiness Level-Up, Telkom Indonesia berharap dapat memperkuat daya saing agribisnis Kalimantan Timur, mendorong pemerataan konektivitas digital hingga wilayah pedesaan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih modern dan berkelanjutan. (Deb)




