Pemkot Balikpapan Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Data Pembangunan Daerah

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai langkah memperkuat fondasi pembangunan ekonomi yang lebih terukur, inklusif, dan berkelanjutan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kebijakan pembangunan berbasis data yang akurat dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, khususnya pelaku usaha, dalam memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas pendataan.
Dalam pernyataan yang diproduksi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Balikpapan, Rahmad mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung agenda nasional tersebut sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat perencanaan pembangunan ekonomi daerah.
“Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan sensus ini. Karena itu kami mengajak seluruh pelaku usaha dan warga Kota Balikpapan untuk memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur,” ujar Rahmad Mas’ud, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, data ekonomi yang akurat memiliki peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah, baik dalam penguatan sektor usaha, penciptaan lapangan kerja, pengembangan investasi, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah diharapkan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi usaha, potensi ekonomi daerah, tingkat penyerapan tenaga kerja, hingga berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di Kota Balikpapan.
Rahmad menilai hasil sensus nantinya tidak hanya berfungsi sebagai data statistik, tetapi menjadi pijakan penting dalam menentukan arah pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran dan adaptif terhadap dinamika perkembangan daerah.
Hal tersebut dinilai semakin relevan mengingat Balikpapan saat ini berkembang sebagai salah satu kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan pertumbuhan sektor jasa, perdagangan, industri, dan ekonomi kreatif yang terus meningkat.
Selain itu, Rahmad juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam mendukung kelancaran proses pendataan agar data yang dihasilkan memiliki tingkat validitas tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mewujudkan perekonomian yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” katanya.
Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pendataan nasional yang dilaksanakan secara berkala oleh BPS untuk memotret kondisi aktivitas ekonomi Indonesia di luar sektor pertanian, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar. Data tersebut menjadi instrumen penting dalam mendukung penyusunan kebijakan pembangunan nasional dan daerah.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dengan dukungan luas masyarakat sehingga mampu memperkuat kualitas perencanaan pembangunan, membuka peluang investasi, serta meningkatkan daya saing daerah menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.
(***/Adv Diskominfo Balikpapan)




