Pemkot Balikpapan Masuk 10 Besar Nasional Pengelolaan Administrasi ASN, Perkuat Birokrasi Profesional dan Adaptif

KPFM BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan masuk dalam 10 besar terbaik pengelolaan administrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah kota dalam membangun tata kelola birokrasi yang profesional, transparan, akuntabel, serta berbasis data untuk mendukung pelayanan publik yang semakin optimal.
Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan konsistensi Pemerintah Kota Balikpapan dalam mendorong reformasi birokrasi melalui penguatan sistem administrasi kepegawaian yang tertata, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan yang terus menjaga kedisiplinan administrasi dan pembaruan data kepegawaian secara berkala.
Menurutnya, salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan tersebut ialah konsistensi ASN dalam melakukan pembaruan data melalui Sistem Informasi ASN (SIASN) secara real time sehingga validitas dan akurasi data tetap terjaga.
“Pengelolaan administrasi ASN bukan hanya soal kelengkapan data, tetapi juga tentang bagaimana data itu menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat. ASN Balikpapan telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga akurasi dan validitas data,” ujar Purnomo, Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan, data kepegawaian yang valid memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan pembangunan sumber daya manusia aparatur, penyusunan program kerja, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun kebijakan secara lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan organisasi maupun masyarakat.
Lebih lanjut, Purnomo menuturkan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari langkah reformasi birokrasi yang terus diperkuat Pemerintah Kota Balikpapan. Digitalisasi sistem kepegawaian menjadi salah satu strategi untuk menciptakan birokrasi yang lebih modern, responsif, dan mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.
“Ke depan, kami tidak hanya ingin mempertahankan capaian ini, tetapi juga meningkatkannya. Transformasi digital akan terus kami perkuat agar pelayanan publik semakin efektif dan efisien,” tambahnya.
Prestasi yang diraih di tingkat nasional ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Balikpapan meyakini tata kelola ASN yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, penguatan administrasi kepegawaian, pemanfaatan sistem digital, dan peningkatan kapasitas aparatur akan terus menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang semakin efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
(***/Adv Diskominfo Balikpapan)




