ADV DISKOMINFO BPP 2026 Balikpapan

DKP3 Balikpapan Siapkan 8.000 Dosis Vaksin Rabies, 5.040 Dosis Telah Disalurkan



BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperluas cakupan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan masyarakat. Hingga November 2026, sebanyak 5.040 dosis vaksin telah direalisasikan dari total sekitar 8.000 dosis yang disiapkan untuk 34 kelurahan.

Program yang dijalankan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan ini menjadi salah satu langkah pencegahan penyakit rabies sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penularan penyakit yang berasal dari hewan.

Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, mengatakan vaksinasi tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan hewan peliharaan, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan terhadap kesehatan masyarakat.

“Vaksinasi ini bukan hanya untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan, tetapi juga menjadi langkah perlindungan bagi masyarakat. Karena itu, kami mengajak para pemilik hewan untuk memanfaatkan program vaksinasi gratis yang disediakan pemerintah,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).

Perempuan yang akrab disapa Yuyun itu menjelaskan, program vaksinasi telah berjalan secara bertahap sejak Juni 2026. Kelurahan Sepinggan menjadi lokasi awal pelaksanaan, dengan alokasi sekitar 200 dosis untuk setiap kelurahan.

Dari total 8.000 dosis yang disiapkan, masih terdapat sekitar 2.960 dosis yang menjadi bagian dari target pelayanan. DKP3 berharap masyarakat semakin aktif membawa hewan peliharaannya untuk mendapatkan vaksinasi.

Menurut Yuyun, antusiasme warga selama pelaksanaan program cukup baik. Hal tersebut menunjukkan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan.

Adapun hewan yang menjadi sasaran vaksinasi meliputi kucing, anjing, hingga kera. Sebelum vaksin diberikan, petugas kesehatan hewan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi hewan sehat dan memenuhi persyaratan vaksinasi.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, DKP3 juga menerapkan sistem jemput bola. Petugas dapat mendatangi rumah warga yang memiliki banyak hewan peliharaan atau mengalami kesulitan membawa hewannya ke lokasi vaksinasi.

“Kami berupaya memberikan kemudahan kepada masyarakat. Kalau ada pemilik yang memiliki banyak hewan atau kesulitan membawa hewannya, petugas bisa melakukan pendekatan dengan mendatangi langsung rumah warga,” katanya.

Yuyun menegaskan, pencegahan rabies membutuhkan keterlibatan aktif pemilik hewan, tidak hanya mengandalkan petugas pemerintah. Masyarakat diharapkan rutin memperhatikan kesehatan hewan peliharaan dan memanfaatkan layanan vaksinasi yang tersedia.

Melalui program ini, Pemkot Balikpapan menargetkan cakupan vaksinasi semakin meningkat sehingga risiko penularan rabies dapat ditekan dan lingkungan masyarakat tetap aman serta sehat. (adv/Diskominfo Balikpapan)