ADV DISKOMINFO BPP 2026 Balikpapan

Event Bulanan Jadi Strategi Pemkot Balikpapan Dongkrak Kunjungan Wisata dan Ekonomi Daerah

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mengoptimalkan penyelenggaraan berbagai kegiatan atau *event* setiap bulan sebagai strategi meningkatkan kunjungan masyarakat dan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Melalui agenda yang berlangsung secara berkelanjutan, pemerintah berharap aktivitas ekonomi di berbagai sektor dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan, Murni, mengatakan penyelenggaraan *event* secara rutin merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik Kota Balikpapan sebagai destinasi berbagai kegiatan, baik berskala lokal, regional, maupun nasional.

“Setiap bulan kami agendakan *event* untuk menarik orang datang ke Balikpapan,” ujarnya dalam kegiatan *Focus Group Discussion* (FGD) Stakeholder di Aula Kantor Wali Kota Balikpapan, Kamis (9/7/2026).

Menurut Murni, setiap kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media promosi daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Kehadiran pengunjung dari luar daerah diharapkan mampu meningkatkan transaksi ekonomi di berbagai sektor usaha.

Ia menjelaskan, salah satu sektor yang memperoleh manfaat langsung dari penyelenggaraan *event* adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui berbagai kegiatan tersebut, para pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk memasarkan produk, memperkenalkan usaha kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang hadir pada setiap kegiatan, peluang peningkatan penjualan produk lokal juga semakin besar. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di Kota Balikpapan.

Selain berdampak pada sektor UMKM, penyelenggaraan *event* juga memberikan efek berganda (*multiplier effect*) terhadap sektor pendukung lainnya, seperti perhotelan, restoran, transportasi, perdagangan, hingga jasa lainnya. Meningkatnya jumlah pengunjung akan berdampak pada meningkatnya tingkat hunian hotel, kunjungan ke pusat kuliner, serta penggunaan berbagai layanan transportasi.

“Ini cukup signifikan membantu kami, terutama meningkatkan aktivitas di restoran, hotel, dan transportasi,” katanya.

Murni mengakui manfaat ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan *event* saat ini memang belum sepenuhnya optimal. Namun, Pemerintah Kota Balikpapan meyakini dampaknya akan semakin besar apabila agenda tersebut dilaksanakan secara konsisten dan didukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, penyelenggara kegiatan, serta masyarakat menjadi kunci agar setiap *event* mampu menarik lebih banyak pengunjung dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Ke depan, Pemkot Balikpapan akan terus menyusun kalender *event* yang beragam sehingga selalu ada kegiatan yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat citra Balikpapan sebagai kota tujuan penyelenggaraan berbagai kegiatan di Kalimantan Timur.

Melalui penyelenggaraan *event* secara rutin, pemerintah berharap perputaran ekonomi daerah terus meningkat, kesempatan usaha semakin terbuka, dan kesejahteraan masyarakat dapat ikut terdongkrak seiring bertambahnya aktivitas ekonomi di Kota Balikpapan.

**(adv/diskominfo balikpapan)**