Lewat Inovasi TOGA, TP PKK Balikpapan Utara Raih Juara Tingkat Kota

BALIKPAPAN – Inovasi dalam pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) mengantarkan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Balikpapan Utara meraih Juara 1 Lomba TOGA Tingkat Kota yang diselenggarakan TP PKK Kota Balikpapan.
Keberhasilan tersebut tidak hanya ditopang keindahan taman TOGA, tetapi juga berbagai inovasi yang dihadirkan untuk meningkatkan manfaat tanaman obat bagi masyarakat. Mulai dari penggunaan barcode tanaman agar warga lebih mudah mengenali khasiat tanaman obat, hingga pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi sarana pendukung taman TOGA.
Ketua TP PKK Kecamatan Balikpapan Utara, Niniek Umar Adi menjelaskan, lomba TOGA merupakan agenda tahunan Pokja III PKK yang membidangi program sandang, pangan, dan tata laksana rumah tangga dalam 10 Program Pokok PKK serta diikuti seluruh kecamatan di Kota Balikpapan.
“Setiap kecamatan memiliki taman TOGA masing-masing di lingkungan PKK Kota Balikpapan. Perawatan taman dilakukan bersama kelurahan yang ada di wilayah masing-masing,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Dalam perlombaan tersebut, sejumlah aspek menjadi penilaian, mulai dari administrasi, jumlah dan jenis tanaman, estetika taman TOGA, hingga hasil olahan tanaman obat seperti simplisia, jamu tradisional, dan makanan berbahan TOGA.
Selain itu, kerapian tanaman Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabai) serta inovasi yang dikembangkan masing-masing kecamatan turut menjadi perhatian tim penilai.
TP PKK Kecamatan Balikpapan Utara menghadirkan sejumlah inovasi unggulan, seperti barcode tanaman, papan umur sampah, tempat sampah organik berbahan galon air mineral bekas, hingga pupuk tanaman dari limbah popok bayi yang diolah secara ramah lingkungan.
“Inovasi pupuk dari limbah popok bayi ini merupakan hasil karya warga Kelurahan Karang Joang dan digunakan untuk menyuburkan tanaman di taman TOGA,” jelas Niniek.
Menurutnya, keberadaan taman TOGA memiliki manfaat besar bagi masyarakat karena tanaman obat dapat dibudidayakan sendiri di rumah dan dimanfaatkan sebagai obat alami yang mudah diperoleh.
“Ke depan tentu akan terus dipertahankan karena manfaat tanaman TOGA ini sangat besar. Selain untuk kesehatan keluarga, tanaman TOGA juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai olahan seperti simplisia, jamu, hingga pengembangan produk turunannya,” tutupnya. (Asv)




