Pemkot Balikpapan Evaluasi Program Pertanian Gunung Binjai, Produktivitas dan Akses Petani Meningkat

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pertanian di kawasan persawahan Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur.
Kegiatan ini bertujuan memastikan berbagai intervensi yang telah dilaksanakan sepanjang 2025 mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, menjelaskan bahwa monitoring difokuskan pada efektivitas program strategis yang telah direalisasikan pemerintah kota di kawasan yang menjadi salah satu sentra produksi pangan di Balikpapan tersebut.
“Monitoring ini penting untuk melihat langsung sejauh mana program berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” ujarnya, Senin (13/04/2026).
Sepanjang 2025, Pemerintah Kota Balikpapan telah merealisasikan sejumlah program utama di kawasan Gunung Binjai. Program tersebut meliputi rehabilitasi lahan sawah seluas 14 hektare, pembangunan jalan usaha tani sepanjang dua kilometer, serta penyaluran bantuan sarana produksi (saprodi) kepada kelompok tani.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pembangunan jalan usaha tani memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan aksesibilitas. Sebelumnya, petani harus melewati jalur yang sulit dan berisiko untuk mencapai lahan. Kini, akses menjadi lebih mudah, aman, dan efisien, termasuk dalam proses distribusi hasil panen.
“Perubahan ini sangat terasa. Jalan usaha tani mampu membuka keterisolasian kawasan persawahan,” ujar Yuyun.
Selain itu, program rehabilitasi lahan juga menunjukkan hasil positif. Lahan yang sebelumnya kurang produktif kini dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh petani. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan luas tanam yang semula sekitar 26 hektare menjadi 40 hektare.
Menurut Yuyun, peningkatan luas tanam tersebut menjadi indikator penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, terutama di tengah keterbatasan lahan pertanian di wilayah perkotaan seperti Balikpapan.
Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pertanian melalui program berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan pangan lokal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Ke depan, DKP3 akan terus melakukan evaluasi berkala guna memastikan setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya para petani di Kota Balikpapan. (ADV Diskominfo Balikpapan)




