KEMUDAHAN BERUSAHA

Investasi Balikpapan Tumbuh Positif Dua Tahun Terakhir, Sektor Jasa hingga Properti Mendominasi

Balikpapan – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan mencatat perkembangan investasi yang menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Kenaikan ini menandakan iklim usaha di kota minyak tetap stabil dan diminati pelaku usaha, terutama di tengah pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memberi pengaruh besar terhadap kawasan sekitar.

Kepala DPMPTSP Balikpapan, Hasbullah Helmi, mengatakan sejumlah sektor strategis terus mengalami pertumbuhan konsisten. Ia menyebut sektor jasa menjadi penyumbang utama peningkatan investasi, seiring peran Balikpapan sebagai kota penyangga IKN yang menyediakan layanan pendukung seperti perhotelan, transportasi, logistik, dan perbankan.

Menurut Helmi, Balikpapan kini menjadi pusat aktivitas ekonomi dengan fasilitas lengkap yang dibutuhkan investor maupun tenaga kerja. Pada saat yang sama, sektor perdagangan tetap menjadi pilar penting perekonomian daerah. Aktivitas distribusi barang ikut mengalami penguatan seiring meningkatnya mobilitas dan permintaan di wilayah Kalimantan Timur.

Ia menambahkan tantangan perdagangan Balikpapan terletak pada ketersediaan pasokan yang sebagian masih bergantung pada daerah lain. Meski demikian, pelaku usaha tetap melihat peluang besar karena permintaan pasar terus tumbuh.

Di sisi lain, sektor properti tercatat sebagai salah satu yang paling berkembang. Pembangunan IKN mendorong peningkatan kebutuhan hunian, ruang usaha, perkantoran, dan fasilitas komersial. Kondisi ini menjadikan Balikpapan sebagai lokasi prospektif untuk investasi jangka panjang.

Helmi menegaskan pemerintah berkomitmen menciptakan ekosistem investasi yang kondusif agar Balikpapan tetap menjadi pilihan bagi investor nasional maupun internasional. Untuk menjaga momentum pertumbuhan, DPMPTSP terus meningkatkan kualitas layanan publik melalui berbagai inovasi digital yang mempercepat proses perizinan dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Dengan sistem perizinan yang lebih cepat dan transparan, pemerintah berharap investor semakin mudah memulai dan mengembangkan usaha di Balikpapan. (man)