ADV CAMAT UTARA Balikpapan

TPST Graha Indah Belum Beroperasi, Terkendala Pengadaan Peralatan



BALIKPAPAN – Fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, hingga kini belum bisa dimanfaatkan masyarakat. Meski bangunan telah rampung, operasionalnya masih tertunda karena peralatan utama belum tersedia.

Kondisi ini membuat harapan warga untuk memiliki sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi harus ditunda. Selama ini, sampah di wilayah tersebut masih bergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang volumenya terus meningkat.

Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rachman mengatakan, secara fisik pembangunan TPST sudah selesai. Namun, fasilitas tersebut belum dapat difungsikan tanpa dukungan alat yang memadai.

“Bangunannya sudah siap, tetapi belum bisa dipakai karena peralatannya belum lengkap. Informasinya, pengadaan alat ditargetkan selesai pertengahan tahun ini,” jelas Arif.

Keterlambatan pengadaan ini diduga berkaitan dengan penyesuaian anggaran. Meski demikian, pemerintah kelurahan memastikan bahwa program tersebut tetap menjadi prioritas karena dinilai penting untuk mengatasi persoalan sampah di wilayah Balikpapan Utara.

Keberadaan TPST nantinya diharapkan mampu mengurangi beban TPA hingga sekitar 10 persen. Selain itu, sistem pengolahan yang diterapkan akan mendorong pemilahan sampah sejak awal, baik organik maupun anorganik.

“Sampah anorganik bahkan disebut memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Warga berpotensi memperoleh tambahan penghasilan dari kegiatan daur ulang atau penjualan kembali material yang masih bernilai,” terangnya.

Sambil menunggu kelengkapan fasilitas, pihak kelurahan mulai menyiapkan sumber daya manusia. Kelompok masyarakat (Pokmas) telah dibentuk dan akan mendapatkan pelatihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar siap mengelola TPST saat mulai beroperasi.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya mempercepat kesiapan operasional, tetapi juga membangun kesadaran warga dalam mengelola sampah secara mandiri,” tuturnya.

Dengan beroperasinya TPST ke depan, kebiasaan membuang sampah sembarangan di tempat penampungan sementara (TPS) diharapkan dapat berkurang. Lingkungan yang lebih bersih dan tertata pun menjadi target utama dari proyek ini. (Adv)