Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Wisata, Pemkot Optimistis Gerakkan Ekonomi Daerah

BALIKPAPAN – Masa libur sekolah mulai memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian di Kota Balikpapan. Sejumlah pusat perbelanjaan, tempat hiburan keluarga, hingga destinasi wisata tercatat mengalami peningkatan jumlah pengunjung sejak awal periode liburan.
Pemerintah Kota Balikpapan menilai momentum libur sekolah menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Meningkatnya mobilitas warga dan wisatawan tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor pariwisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan usaha di bidang kuliner, perhotelan, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan peningkatan aktivitas masyarakat mulai terlihat di berbagai pusat keramaian meski jadwal libur sekolah berlangsung tidak serentak.
“Beberapa sekolah memang sudah memasuki masa libur, sementara yang lain masih dalam proses. Namun sejak hari-hari awal, pusat perbelanjaan dan tempat hiburan sudah terlihat ramai dikunjungi masyarakat,” kata Ratih, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, tingginya kunjungan ke pusat hiburan dan mal tidak terlepas dari berbagai program yang disiapkan selama musim liburan. Beragam perlombaan, pertunjukan, hingga kegiatan edukatif menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama anak-anak.
“Hari ini saya membuka dua kegiatan perlombaan di pusat perbelanjaan. Ini menunjukkan bahwa mal juga menjadi salah satu pilihan destinasi rekreasi keluarga selama libur sekolah karena menawarkan banyak aktivitas yang menarik,” ujarnya.
Ratih menjelaskan, meningkatnya jumlah pengunjung menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan. Perputaran ekonomi yang terjadi selama masa liburan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Meski demikian, Disparpora mengingatkan seluruh pengelola destinasi wisata agar tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan pengunjung. Tingginya jumlah wisatawan harus diimbangi dengan pengawasan yang optimal, terutama pada wahana permainan dan atraksi yang memiliki tingkat risiko tertentu.
“Kami berharap seluruh pengelola destinasi wisata meningkatkan pengawasan terhadap faktor keselamatan dan keamanan. Semakin tinggi jumlah pengunjung, maka potensi risiko juga meningkat sehingga perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.
Menurut Ratih, keamanan dan kenyamanan wisatawan merupakan faktor penting dalam menjaga citra Balikpapan sebagai kota tujuan wisata yang ramah keluarga. Karena itu, kualitas pelayanan harus tetap menjadi prioritas selama masa liburan berlangsung.
Pemerintah Kota Balikpapan akan terus memantau perkembangan tingkat kunjungan wisata selama libur sekolah guna mengukur dampaknya terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Dengan berbagai destinasi wisata yang dimiliki, mulai dari wisata pantai, wisata alam, hingga pusat hiburan keluarga, Balikpapan optimistis mampu menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat di Kalimantan Timur.
“Harapan kami, masa libur sekolah tahun ini tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap PAD Kota Balikpapan serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ujar Ratih.
(***/Adv Diskominfo Balikpapan)




