
Balikpapan – Minat masyarakat terhadap industri pariwisata semakin meningkat, tidak hanya sebagai wisatawan, tetapi juga sebagai pelaku usaha. Menyikapi peluang ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan mendorong wirausaha muda untuk mendaftarkan bisnis agen perjalanan wisata melalui KBLI 79111, kode resmi pemerintah untuk sektor jasa perjalanan.
Kepala DPMPTSP Balikpapan, Hasbullah Helmi, mengatakan usaha di bidang perjalanan wisata memiliki potensi ekonomi besar, terutama jika dijalankan secara profesional dan legal.
“Agen perjalanan hari ini bukan sekadar menjual tiket atau paket liburan. Mereka menciptakan pengalaman dan kenyamanan bagi wisatawan. Karena itu, legalitas melalui KBLI 79111 sangat penting untuk membangun kepercayaan pelanggan,” ujarnya, Ahad (16/11).
Helmi menjelaskan KBLI 79111 mencakup berbagai layanan yang membantu pelanggan merencanakan perjalanan dari awal hingga akhir, termasuk pemesanan tiket pesawat, hotel, kapal, kereta, paket wisata, serta jasa tambahan seperti visa, asuransi perjalanan, dan konsultasi destinasi.
“Bisnis ini bukan sekadar liburan. Agen perjalanan harus mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Dengan izin usaha yang tepat, mereka dapat bekerja lebih profesional dan dipercaya,” jelas Helmi.
Pemerintah menilai sektor pariwisata relevan dengan pertumbuhan ekonomi kreatif dan mobilitas masyarakat. Banyak pelaku usaha travel memulai bisnis dari skala kecil, bahkan berbasis digital. Namun tanpa legalitas resmi, mereka berisiko mengalami kendala layanan, sulit menjalin kemitraan, dan tidak dapat mengikuti program pemerintah.
Legalitas usaha juga membuka peluang lebih luas. Pelaku travel yang terdaftar resmi dapat bekerja sama dengan maskapai, hotel, dan penyelenggara tur besar, memperluas jaringan dan memperkuat posisi di industri pariwisata.
“KBLI 79111 memberikan payung hukum yang jelas agar pelaku usaha dapat beroperasi dengan aman. Kami berharap semakin banyak wirausaha muda yang berani masuk ke sektor ini, karena pariwisata menjadi salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Helmi. (man)




