Kunjungan Wisata Pantai Segara Manggar Turun, Pemkot Balikpapan Siapkan Strategi Baru

Balikpapan – Kunjungan wisatawan ke Pantai Segara Manggar pada tahun 2026 tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, capaian tersebut masih dinilai berada dalam batas target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa total kunjungan wisatawan sepanjang tahun ini mencapai 29.250 orang. Dari jumlah tersebut, pemerintah daerah berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp579.620.000.
“Secara angka memang terjadi penurunan, namun capaian tersebut masih sesuai dengan kondisi dan target yang telah ditetapkan,” ujarnya, Rabu (01/04/26).
Ratih menjelaskan, penurunan jumlah kunjungan ini tidak terlepas dari berkembangnya berbagai destinasi wisata baru di Balikpapan dan wilayah sekitarnya. Kehadiran objek wisata alternatif membuat wisatawan kini memiliki lebih banyak pilihan, sehingga kunjungan tidak lagi terpusat pada satu lokasi saja.
Beberapa destinasi yang kini menjadi alternatif favorit antara lain Pantai Nusantara, Watu Beach, Pantai Lamaru, hingga kawasan Pringgodani. Selain itu, mulai beroperasinya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga turut memengaruhi pola pergerakan wisatawan di wilayah tersebut.
“Dengan semakin banyaknya pilihan destinasi, wisatawan kini tersebar ke berbagai lokasi, tidak hanya terfokus di Pantai Segara Manggar,” jelasnya.
Meski mengalami penurunan, Pemerintah Kota Balikpapan tidak tinggal diam. Melalui Disporapar, berbagai langkah strategis tengah disiapkan untuk meningkatkan kembali daya tarik Pantai Segara Manggar. Salah satunya adalah pengembangan atraksi wisata yang lebih variatif dan modern.
Rencana tersebut meliputi penambahan wahana olahraga air seperti jet ski, penyediaan aktivitas berkuda, serta pengembangan konsep sport tourism yang diharapkan mampu menarik minat wisatawan, khususnya kalangan muda dan pecinta olahraga.
Selain itu, peningkatan fasilitas pendukung juga menjadi perhatian utama. Pemerintah berencana menambah dan memperbaiki akomodasi seperti villa guna memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung. Tidak hanya itu, konsep wisata berbasis kesehatan seperti yoga dan program wellness juga akan dikembangkan untuk menjangkau segmen wisatawan yang lebih luas.
Ratih menegaskan bahwa berbagai upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah. Ia optimistis, dengan inovasi dan pengembangan yang dilakukan, minat kunjungan wisatawan akan kembali meningkat.
“Ke depan, kami akan terus berupaya menambah atraksi dan fasilitas agar Pantai Segara Manggar tetap menjadi destinasi unggulan di Balikpapan,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap langkah-langkah tersebut dapat memberikan dampak positif, tidak hanya terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (ADV Diskominfo Balikpapan)




