Balikpapan Blog HEADLINE kesehatan

Jaga Stamina Saat Puasa, KPB Hadirkan Ade Rai dalam Seminar Kesehatan Pekerja

Balikpapan — Momentum Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi dunia kerja, terutama pada proyek dengan tingkat kompleksitas dan risiko tinggi. Perubahan pola tidur, asupan nutrisi, serta ritme aktivitas berpotensi memengaruhi stamina dan konsentrasi pekerja yang berujung pada meningkatnya risiko kerja. Menyikapi hal tersebut, PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) menggelar Seminar Kesehatan dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) Tahun 2026 bertema “Menjaga Kesehatan Jiwa & Raga untuk Performa Optimal Selama Puasa”.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Eks Bioskop Banua Patra pada Jumat (20/2) ini diikuti oleh 203 pekerja PT KPB. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi pemaparan materi maupun diskusi bersama narasumber, menunjukkan tingginya kesadaran pekerja terhadap pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan ibadah puasa.

Direktur Operasi PT KPB, Arafat Bayu Nugroho, menegaskan kesiapan kondisi pekerja menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja agar tetap produktif serta menjaga keselamatan operasional perusahaan terutama pada masa Ramadan.

“Melalui kegiatan seminar kesehatan ini, mudah-mudahan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk menjaga kesehatan, stamina, serta semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” tuturnya.

Seminar ini menghadirkan binaragawan sekaligus pakar kebugaran nasional, Ade Rai, yang memberikan edukasi mengenai strategi menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan. Ia menekankan bahwa sebagian besar penyakit modern berkaitan erat dengan pola hidup sehari-hari, sehingga perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak signifikan dalam jangka panjang.

Menurutnya, puasa justru dapat menjadi momentum pemulihan alami tubuh, termasuk dalam pemanfaatan cadangan energi dan proses regenerasi sel. Namun, ia mengingatkan agar pekerja tetap disiplin dalam mengatur pola makan saat berbuka dan sahur, serta menghindari konsumsi berlebihan, khususnya makanan tinggi gula dan karbohidrat yang dapat memicu lonjakan gula darah dan penurunan energi.

“Untuk para Perwira dan Pertiwi Pertamina, saya berharap kesehatan dapat terus dijaga. Dengan tubuh yang sehat, produktivitas tentu akan meningkat, dan pada akhirnya kita semua dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi perusahaan maupun masyarakat,” ungkap Ade Rai.

Sementara itu, Vice President (VP) Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif perusahaan dalam memperkuat implementasi budaya K3 secara berkelanjutan.

“Kesehatan pekerja merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran untuk menjaga kondisi fisik dan mental dapat terus tumbuh sebagai bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, KPB menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap pekerja tetap berada dalam kondisi prima selama Ramadan, sehingga produktivitas dan standar keselamatan kerja dapat terjaga secara optimal. Perusahaan meyakini bahwa kesehatan individu bukan hanya berdampak pada performa personal, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam keberhasilan penyelesaian serta menjaga keberlanjutan operasional Proyek Strategis Nasional untuk ketahanan dan kemandirian energi ini. (Man)