Balikpapan Blog HEADLINE Kutai Kartanegara

KPB Tegaskan Penghormatan terhadap Nilai Luhur Kutai

Tenggarong – PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) senantiasa menempatkan penghormatan terhadap Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai bagian inti dari identitas Kalimantan Timur. Di tengah operasional kilang yang modern dan canggih, kami meyakini bahwa kemajuan teknologi dan status Proyek Strategis Nasional (PSN) harus tetap berjalan selaras dengan adab, etika, serta penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang dijaga oleh Kesultanan sebagai pemangku adat. Bagi kami, membangun industri modern tidak berarti melupakan akar budaya yang menjadi fondasi keharmonisan di wilayah operasional perusahaan.

Kedekatan dan keharmonisan ini diwujudkan melalui rangkaian silaturahmi yang terjalin erat secara berkelanjutan antara perusahaan dengan pihak Kedaton. Momentum kedekatan tersebut telah dimulai sejak tahap persiapan peresmian RDMP Balikpapan untuk memohon doa restu, serta koordinasi pasca-kegiatan dengan para pangeran kerabat Kesultanan, termasuk diterimanya jajaran Direksi PT KPB dalam suasana penuh kekeluargaan di Kedaton Kutai Kartanegara pada 21 Januari 2026. Kedekatan tersebut mencapai puncaknya saat jajaran Direksi dan Manajemen PT KPB hadir secara aktif memenuhi undangan resmi dalam prosesi Kirab Budaya serta peringatan Hari Kaseh Selamat (Ulang Tahun) Yang Mulia Sultan Aji Muhammad Arifin yang ke-75 pada 10 Februari 2026 lalu.

VP Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, menegaskan bahwa dalam setiap pertemuan silaturahmi, pihak Kesultanan telah memberikan arahan yang sangat jelas agar segala hal yang berkaitan dengan kepentingan dan marwah Kesultanan dikomunikasikan secara langsung kepada kerabat Kesultanan.

“Berdasarkan arahan dari pihak Kesultanan, segala hal yang menyangkut urusan resmi kesultanan seharusnya dikonfirmasikan langsung kepada mereka, guna menghindari adanya klaim dari pihak-pihak luar yang tidak memiliki otoritas resmi dari Kedaton. Kami sangat menyayangkan adanya pihak tertentu yang melakukan gugatan hukum terhadap perusahaan, di saat komunikasi kami dengan pihak Kesultanan justru sedang berada dalam masa yang sangat baik dan harmonis,” jelasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Pangeran Hario Noto Negoro selaku perwakilan kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menegaskan bahwa silaturahmi antara kedua belah pihak sudah berjalan sangat baik, yang ditandai dengan undangan kehormatan bagi PT KPB dalam acara Kirab Budaya dan Kaseh Selamat Sultan.

“Kami telah menjalin komunikasi yang sangat terbuka dan kekeluargaan dengan PT KPB. Perlu kami tegaskan kembali bahwa pernyataan resmi atau komunikasi yang mengatasnamakan Kesultanan Kutai Kartanegara hanya berasal dari kerabat langsung atau melalui surat resmi yang ditandatangani oleh Ayahanda Sultan sendiri. Hal ini penting dipahami agar tidak ada pihak lain yang mencoba menciptakan opini atau tindakan yang tidak sejalan dengan titah dan keinginan langsung dari pihak Kesultanan,” ungkapnya.

Ke depan, PT KPB berkomitmen untuk terus menjaga sinergi ini demi memastikan bahwa pembangunan dan pengoperasian Proyek RDMP Balikpapan sebagai kilang modern berakar kuat pada nilai-nilai kearifan lokal dan berjalan beriringan dengan pemuliaan nilai-nilai luhur adat istiadat setempat demi kemajuan daerah dan bangsa.