ADV DISKOMINFO BPP 2026 Balikpapan

Cuaca Panas Dan Kering, Dinkes Balikpapan Ingatkan Warga Jaga Kondisi Tubuh

BALIKPAPAN – Kondisi cuaca panas dan kering yang berlangsung di Kota Balikpapan mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh. Warga diimbau menyesuaikan aktivitas sehari-hari dengan kondisi cuaca, terutama ketika suhu udara meningkat.

Kepala Dinkes Kota Balikpapan, Alwiyati, mengatakan paparan udara panas dalam waktu lama dapat memengaruhi kondisi tubuh. Karena itu, masyarakat perlu mengatur aktivitas agar tidak terlalu lama berada di luar ruangan ketika suhu sedang tinggi.

“Membatasi aktivitas di luar saat suhu yang tinggi sekali,” ujar Alwiyati, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, pembatasan aktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan panas. Warga yang tetap harus beraktivitas di luar juga diharapkan memperhatikan kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri ketika mulai merasa tidak nyaman akibat cuaca.

Selain paparan suhu panas, kondisi musim kering juga dapat meningkatkan jumlah debu di udara. Kondisi tersebut terutama perlu diperhatikan oleh masyarakat yang banyak melakukan aktivitas di jalan raya.

Dinkes mengimbau pengguna kendaraan bermotor, khususnya pengendara sepeda motor, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan debu yang terhirup selama perjalanan.

“Bagi pengendara kendaraan bermotor, terutama roda dua, sebaiknya menggunakan masker. Karena pada musim kering ini debu juga meningkat, kemudian suhu di luar ruangan juga tinggi sekali,” jelasnya.

Kecukupan cairan juga menjadi perhatian Dinkes selama kondisi cuaca panas. Masyarakat dianjurkan meningkatkan konsumsi air putih untuk membantu menjaga kebutuhan cairan tubuh.

“Konsumsi air putih lebih intens lagi supaya lebih sehat,” katanya.

Asupan air yang cukup menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi tubuh, terutama bagi masyarakat yang tetap melakukan aktivitas fisik maupun pekerjaan di luar ruangan. Warga juga diharapkan dapat mengenali kondisi tubuh dan segera beristirahat apabila merasa lelah akibat paparan panas.

Sementara itu, terkait kualitas udara di Balikpapan, Alwiyati memastikan kondisi saat ini masih berada dalam rentang aman. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi perubahan kualitas udara yang berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

“Untuk kualitas udara saat ini masih dalam rentang yang aman. Kalau terjadi peningkatan, dinas terkait akan melakukan rilis untuk menyampaikan kewaspadaan terkait kualitas udara. Tapi saat ini masih cukup baik,” pungkasnya.

Dinkes mengajak masyarakat tetap waspada tanpa perlu khawatir berlebihan. Penyesuaian aktivitas, penggunaan perlindungan saat berada di luar ruangan, serta pemenuhan kebutuhan cairan diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan selama periode cuaca panas dan kering.

(adv/Diskominfo Balikpapan)