Balikpapan HEADLINE

PKK Kaltim Apresiasi Tingginya Partisipasi Warga Balikpapan dalam Program Pemberdayaan

BALIKPAPAN – Tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program pemberdayaan menjadi perhatian Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Timur saat melakukan verifikasi lapangan lomba PKK tingkat provinsi di Kota Balikpapan, Sabtu-Minggu (13-14 Juni 2026).

Selama dua hari pelaksanaan verifikasi, TP PKK Provinsi Kalimantan Timur meninjau sejumlah lokasi yang menjadi perwakilan program unggulan PKK. Selain melihat capaian program, tim juga menilai sejauh mana keterlibatan masyarakat dalam menjalankan dan mengembangkan berbagai kegiatan yang telah dibangun di lingkungan masing-masing.

Verifikasi dipimpin Sekretaris Umum TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Syarifah Asmawati, bersama enam anggota tim. Rombongan didampingi Staf Ahli TP PKK Kota Balikpapan, Siti Kotijah, serta jajaran pengurus PKK kota, kecamatan, dan kelurahan.

Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Kampung Bungas di Kelurahan Gunung Sari Ilir yang mewakili program Aku Hatinya PKK, LBS PHBS di Kelurahan Gunung Bahagia, Galeri Pelangi di Kecamatan Balikpapan Utara, serta Jarwasnaba di Kecamatan Balikpapan Barat dan tingkat kota.

Menurut Syarifah Asmawati, kekuatan utama yang terlihat dari pelaksanaan program PKK di Balikpapan adalah tingginya kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program yang telah berjalan.

“Kami melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Setiap lokasi yang kami kunjungi menunjukkan kekompakan warga, kreativitas, serta kepedulian dalam menjaga dan mengembangkan lingkungannya,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).

Ia menilai keberhasilan berbagai program tidak hanya ditentukan oleh pengurus PKK, tetapi juga oleh dukungan aktif masyarakat yang terlibat langsung dalam setiap kegiatan di tingkat keluarga, RT, hingga kelurahan.

Salah satu contoh yang mendapat perhatian tim adalah Kampung Bungas. Kawasan tersebut dinilai mampu menunjukkan bagaimana masyarakat bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan memiliki nilai tambah bagi wilayahnya.

Menurut Asmawati, keterlibatan warga dari sejumlah RT dalam menjaga dan mengembangkan kawasan tersebut menjadi modal penting untuk mendukung pengembangan lingkungan berbasis masyarakat.

“Kampung Bungas memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Kawasan ini menunjukkan bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus memiliki daya tarik tersendiri,” katanya.

Partisipasi masyarakat juga terlihat di Kelurahan Karang Joang melalui pengembangan Kampung Pelangi dan produk olahan berbahan dasar singkong. Inovasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa potensi lokal dapat dikembangkan melalui kolaborasi warga dan kelompok PKK untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain itu, program Dasawisma yang berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba turut mendapat apresiasi. Melalui program tersebut, generasi muda dilibatkan sebagai agen edukasi untuk menyampaikan informasi mengenai bahaya narkotika kepada masyarakat.

“Program ini sangat positif karena melibatkan masyarakat secara langsung. Model seperti ini memiliki peluang untuk diterapkan lebih luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga,” tambahnya.

Selain melakukan peninjauan lapangan, tim verifikasi juga mengevaluasi administrasi PKK, Dasawisma, serta sejumlah indikator pendukung lainnya. Hasilnya, tata kelola administrasi PKK Kota Balikpapan dinilai tersusun dengan baik dan mendukung pelaksanaan program secara optimal.

“Secara keseluruhan administrasi PKK Kota Balikpapan sangat baik. Dokumen tersusun secara sistematis dan menunjukkan capaian dari masing-masing kelompok kerja,” jelasnya.

TP PKK Provinsi Kalimantan Timur berharap semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Dengan dukungan warga, berbagai program pemberdayaan diyakini mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami berharap Balikpapan terus melahirkan inovasi dan mempertahankan semangat kebersamaan yang sudah terlihat saat ini. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan keberhasilan program-program PKK,” tutup Asmawati. (Man)