Aksi Pekerja Proyek RDMP JO Muncul, KPB Tegaskan Kewajiban Pembayaran Sudah Dipenuhi

BALIKPAPAN – Aksi unjuk rasa sejumlah pekerja di sekitar komplek perkantoran RDMP JO menjadi perbincangan di media sosial pada Selasa (11/2). Dalam sejumlah unggahan yang beredar, para pekerja menyuarakan tuntutan pembayaran gaji dan hak yang disebut belum dipenuhi oleh pihak subkontraktor.
Dalam video dan foto yang beredar, tampak pekerja berkumpul di sekitar area kantor proyek. Narasi yang menyertai unggahan menyebutkan adanya keterlambatan pembayaran dari pihak RDMP JO kepada pekerja dan subkontraktor.
Media ini berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada pihak Comdev RDMP JO melalui pesan WhatsApp pada pukul 16.30 WITA. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi. Upaya konfirmasi ulang pada pukul 20.45 WITA juga belum mendapatkan jawaban.
Sementara itu, saat di konfirmasi
VP Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman melalui telepon Whatshap. pihak KPB selaku pemilik proyek (project owner), telah membayarkan seluruh kewajiban kepada RDMP JO selaku kontraktor.
“Kami tegaskan bahwa perusahaan telah menunaikan seluruh kewajiban pembayarannya kepada Kontraktor.” tegasnya.
“Kami memastikan bahwa seluruh tagihan (invoice) yang diajukan sesuai progres pekerjaan yang terverifikasi telah dibayarkan lunas, sehingga saat ini tidak ada satu pun tagihan yang tertunggak di sisi PT KPB”, sambungnya.
Asep mengaku, untuk realisasi pembayaran kepada kontraktor rata-rata dilakukan lebih cepat dari batas waktu kontraktual (Service Level Agreement) yang disepakati. Hal ini menjadi bukti nyata dukungan penuh untuk percepatan Proyek Strategis Nasional ini.
Asep menambahkan, PT KPB menyayangkan keterlambatan ini sebagai urusan internal kontraktor dan subkontraktor, serta telah memberikan teguran agar segera diselesaikan demi menjaga HSSE dan kondusivitas Balikpapan. “PT KPB telah
melayangkan teguran dan mendesak manajemen kontraktor untuk memprioritaskan penyelesaian hak-hak pekerja subkontraktor tersebut,” tegasnya. (Dsb)




