EKONOMI DAERAH KOTA

Balikpapan Susun Target Pendapatan Daerah 2026

Balikpapan – Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan tengah menyusun formulasi akhir target pendapatan daerah untuk tahun anggaran 2026. Proses ini mempertimbangkan kondisi ekonomi aktual serta arah kebijakan fiskal pemerintah pusat.

Kepala BPPDRD, Idham, menjelaskan pihaknya bekerja secara intensif agar target pendapatan daerah realistis dan terukur. “Ada tiga pertimbangan utama: realisasi penerimaan tahun berjalan, daya dukung perekonomian daerah, dan perkembangan kebijakan fiskal nasional,” ujarnya, Rabu (19/11).

Idham menekankan pemerintah daerah tidak ingin menetapkan target secara tergesa-gesa. Realisasi pajak dan retribusi tahun ini menjadi indikator utama, sekaligus cermin kepatuhan wajib pajak. Selain itu, BPPDRD menganalisis aktivitas usaha, investasi, serta dampak proyek strategis Ibu Kota Nusantara (IKN) terhadap ekonomi lokal.

Faktor kebijakan fiskal nasional juga menjadi perhatian agar target PAD selaras dengan regulasi pusat. Idham menegaskan sinkronisasi ini penting untuk menjaga stabilitas fiskal daerah. “Angka akhir akan diumumkan setelah seluruh analisis selesai dan pembahasan resmi dilakukan,” tambahnya. (deb)