{"id":6781,"date":"2026-09-17T01:43:36","date_gmt":"2026-09-17T01:43:36","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/?p=6781"},"modified":"2026-09-18T02:01:58","modified_gmt":"2026-09-18T02:01:58","slug":"pemkot-balikpapan-petakan-kebutuhan-pegawai-sektor-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas-utama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2026\/09\/17\/pemkot-balikpapan-petakan-kebutuhan-pegawai-sektor-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas-utama\/","title":{"rendered":"Pemkot Balikpapan Petakan Kebutuhan Pegawai, Sektor Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Utama"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/20260914_101548-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"750\" class=\"aligncenter size-large wp-image-6782\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/20260914_101548-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/20260914_101548-300x225.jpg 300w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/20260914_101548-768x576.jpg 768w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/20260914_101548-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/20260914_101548-2048x1536.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><br \/>\nBalikpapan &#8211; Pemerintah Kota Balikpapan kini tengah memfokuskan perhatian pada pembenahan tata kelola kepegawaian melalui pemetaan menyeluruh terhadap kebutuhan Aparatur Sipil Negara di lingkungannya. Pemetaan ini difokuskan pada sektor pelayanan dasar, yaitu tenaga guru dan tenaga kesehatan, yang sampai saat ini masih mengalami kekurangan cukup signifikan. Langkah strategis ini diambil guna memastikan bahwa jumlah serta kualifikasi pegawai yang ada benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.<\/p>\n<p>Selain bertujuan untuk mengukur kebutuhan nyata, proses pemetaan ini juga menjadi landasan utama sebelum pemerintah daerah menyampaikan usulan penambahan formasi pegawai ke pemerintah pusat. Pertimbangan ini diambil dengan tetap memperhatikan efisiensi anggaran daerah yang sedang berjalan, sehingga setiap pengajuan formasi dapat dipertanggungjawabkan secara tepat dan efisien.<\/p>\n<p>Khusus untuk sektor pendidikan, pendataan akan dilakukan secara komprehensif oleh Dinas Pendidikan bersama tim teknis. Hasil dari pemetaan tersebut bakal menjadi dasar penentuan apakah Pemkot Balikpapan perlu mengusulkan tambahan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti akan dilihat dulu dari pendataan. Mungkin itu domainnya Kepala Dinas Pendidikan. Nanti mereka dengan timnya akan memetakan mana-mana yang memang diperlukan,&#8221; ujar narasumber terkait,  Kamis (17\/9\/2026).<\/p>\n<p>Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kekurangan guru sudah sangat mendesak, usulan penambahan tenaga akan segera diajukan sesuai dengan prosedur baku yang berlaku.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau memang sudah signifikan sekali, mungkin diusulkan,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, kebutuhan tenaga kesehatan juga mendapatkan porsi perhatian yang sama pentingnya demi menjaga kualitas layanan medis bagi warga kota. Sementara itu, untuk bidang kepegawaian lainnya di luar pendidikan dan kesehatan, pemenuhan kebutuhan figur pegawai dinilai masih cukup memadai dengan mengandalkan pola regenerasi jabatan secara internal dari jenjang di bawahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Yang berkurang itu dua itu saja yang masih berkurang. Kalau yang lain masih bisa regenerasi dari jabatan yang di bawahnya,&#8221; jelas narasumber.<\/p>\n<p>Bersamaan dengan pemetaan tenaga teknis, Pemkot Balikpapan turut mendorong percepatan pengisian posisi jabatan struktural yang saat ini masih diampu oleh pejabat pelaksana tugas maupun pelaksana harian. Penataan jabatan definitif ini akan menerapkan prinsip meritokrasi dan manajemen talenta ASN, di mana data kompetensi pegawai menjadi dasar pertimbangan utama agar penempatan posisi tepat sasaran.<\/p>\n<p>&#8220;Kan di ASN ini ada meritokrasi dan penataan talenta. Mestinya dengan data tersebut beberapa ASN sudah memiliki kompetensi di dalam kegiatan atau posisi jabatan yang ke depan,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Mengenai mekanisme teknisnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Balikpapan bertindak sebagai instansi yang mengoreksi dan mengomunikasikan penataan ini kepada Wali Kota Balikpapan selaku pemegang kewenangan penuh.<\/p>\n<p>&#8220;Ini menjadi domainnya BKPSDM. Nanti akan segera dikomunikasikan dengan Pak Wali Kota. Karena kewenangan itu ada di Pak Wali Kota,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Diharapkan pengisian jabatan definitif dapat segera terealisasi agar roda pemerintahan dapat berjalan optimal dengan kinerja penuh dari para pejabat terpilih.<\/p>\n<p>&#8220;Mudah-mudahan secepatnya Plt dan Plh ini bisa segera diisi dengan jabatan definitif, sehingga mereka bisa langsung bekerja,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil, Pemkot Balikpapan saat ini belum dapat memastikan pengajuan formasi baru karena masih berjalannya kebijakan moratorium dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.<\/p>\n<p>&#8220;Belum bisa, karena itu masih dimoratorium oleh pihak kementerian, Kementerian PANRB,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Kendati demikian, pemerintah daerah tetap memiliki peluang untuk mengusulkan formasi dalam kondisi khusus, terutama demi menambal kekurangan tenaga guru dan tenaga kesehatan demi keberlangsungan pelayanan publik.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk kasus-kasus tertentu sebenarnya kita dibolehkan mengusulkan, apakah itu tenaga guru atau tenaga kesehatan,&#8221; pungkasnya.. (adv\/Diskominfo Balikpapan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Balikpapan &#8211; Pemerintah Kota Balikpapan kini tengah memfokuskan perhatian pada pembenahan tata kelola kepegawaian melalui pemetaan menyeluruh terhadap kebutuhan Aparatur Sipil Negara di lingkungannya. Pemetaan ini difokuskan pada sektor pelayanan dasar, yaitu tenaga guru dan tenaga kesehatan, yang sampai saat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6782,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[48,4],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/20260914_101548-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6781"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6781"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6781\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6784,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6781\/revisions\/6784"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6782"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}