{"id":6634,"date":"2026-08-05T23:47:42","date_gmt":"2026-08-05T23:47:42","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/?p=6634"},"modified":"2026-08-30T23:50:23","modified_gmt":"2026-08-30T23:50:23","slug":"pelayanan-dasar-tetap-dijaga-di-tengah-penurunan-tkd-balikpapan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2026\/08\/05\/pelayanan-dasar-tetap-dijaga-di-tengah-penurunan-tkd-balikpapan\/","title":{"rendered":"Pelayanan Dasar Tetap Dijaga Di Tengah Penurunan Tkd Balikpapan"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-6635\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_100724-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_100724-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_100724-300x169.jpg 300w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_100724-768x432.jpg 768w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_100724-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_100724-2048x1152.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>BALIKPAPAN \u2013 Pemerintah Kota Balikpapan memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap menjadi prioritas meskipun ruang fiskal daerah mengalami tekanan akibat penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut mendorong pemerintah melakukan penyesuaian belanja dan efisiensi pada sejumlah pengeluaran yang dinilai tidak berkaitan langsung dengan pelayanan publik.<\/p>\n<p>Penjabat Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi, mengatakan TKD yang diterima Kota Balikpapan pada 2026 berada di kisaran Rp1,3 triliun. Jumlah tersebut mengalami penurunan lebih dari Rp1 triliun atau sekitar 40 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>&#8220;TKD kita tahun ini kurang lebih Rp1,3 triliun. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, berkurang sekitar Rp1 triliun lebih atau sekitar 40 persen,&#8221; ujar Agus Budi, Rabu (5\/8\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Agus, berkurangnya transfer dari pemerintah pusat berdampak terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan. Karena itu, penyesuaian belanja dilakukan dengan mempertimbangkan skala prioritas serta dampaknya terhadap masyarakat.<\/p>\n<p>Efisiensi terutama diarahkan pada belanja operasional yang tidak memberikan dampak langsung terhadap pelayanan publik. Pemerintah membatasi perjalanan dinas, mengurangi belanja makan dan minum, serta menyederhanakan berbagai kegiatan pendukung dan seremonial.<\/p>\n<p>&#8220;Kita membatasi perjalanan dinas, mengurangi belanja makan dan minum, serta berbagai kegiatan yang sifatnya hanya pendukung atau aksesori. Bahkan pelaksanaan kegiatan seremonial juga disederhanakan agar anggaran dapat lebih difokuskan pada kebutuhan masyarakat,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Agus menegaskan efisiensi tersebut bukan berarti pemerintah mengurangi perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Program yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik tetap dipertahankan sesuai dengan arahan Wali Kota Balikpapan.<\/p>\n<p>Sejumlah sektor yang menjadi prioritas antara lain pelayanan kesehatan melalui BPJS, pendidikan, pembangunan sekolah, subsidi pendidikan, hingga program beasiswa. Pemerintah berupaya memastikan program tersebut tetap berjalan meskipun kemampuan fiskal daerah mengalami penurunan.<\/p>\n<p>&#8220;Pelayanan prioritas tetap kami lindungi. Yang kami kurangi adalah belanja operasional yang tidak berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Selain melakukan efisiensi, Pemerintah Kota Balikpapan juga terus berkoordinasi terkait sejumlah alokasi anggaran dari pemerintah pusat yang hingga kini belum memiliki kepastian penyaluran, meskipun telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).<\/p>\n<p>Agus menyebut kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah di Kalimantan Timur. Koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan melalui komunikasi yang dipimpin Gubernur Kalimantan Timur agar anggaran yang telah dialokasikan dapat segera disalurkan.<\/p>\n<p>&#8220;Harapannya, ketika alokasi anggaran sudah ditetapkan melalui PMK, dana tersebut benar-benar dapat disalurkan. Sebab pemerintah daerah telah menyusun program dan kegiatan berdasarkan alokasi tersebut. Jangan sampai program sudah direncanakan, tetapi anggarannya justru tertahan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 masih dalam tahap perhitungan dan penyesuaian. Pemerintah akan menyesuaikan rencana belanja dengan kemampuan keuangan daerah agar program prioritas tetap dapat dilaksanakan.<\/p>\n<p>&#8220;Prosesnya masih kami hitung secara cermat. Kami ingin memastikan seluruh penyesuaian anggaran dilakukan secara tepat sehingga tetap mampu menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>(adv\/diskominfo balikpapan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2013 Pemerintah Kota Balikpapan memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap menjadi prioritas meskipun ruang fiskal daerah mengalami tekanan akibat penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut mendorong pemerintah melakukan penyesuaian belanja dan efisiensi pada sejumlah pengeluaran&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6635,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[48,4],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_100724.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6634"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6634"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6636,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6634\/revisions\/6636"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}