{"id":6492,"date":"2026-07-06T00:21:50","date_gmt":"2026-07-06T00:21:50","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/?p=6492"},"modified":"2026-08-03T00:25:32","modified_gmt":"2026-08-03T00:25:32","slug":"disdikbud-balikpapan-buka-jalur-reguler-spmb-tersedia-3-296-kursi-smp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2026\/07\/06\/disdikbud-balikpapan-buka-jalur-reguler-spmb-tersedia-3-296-kursi-smp\/","title":{"rendered":"Disdikbud Balikpapan Buka Jalur Reguler SPMB, Tersedia 3.296 Kursi SMP"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-6493\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260622_111234-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260622_111234-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260622_111234-300x169.jpg 300w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260622_111234-768x432.jpg 768w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260622_111234-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260622_111234.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>BALIKPAPAN \u2013 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan kembali membuka jalur reguler Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Ajaran 2026\/2027. Pendaftaran berlangsung pada 6\u20138 Juli 2026 dan menjadi kesempatan terakhir bagi calon peserta didik yang belum diterima pada jalur afirmasi, mutasi, domisili, maupun prestasi.<\/p>\n<p>Pada tahap ini, Disdikbud menyediakan sebanyak 3.296 kursi yang tersebar di 43 sekolah. Rinciannya, sebanyak 2.828 kursi tersedia di 28 SMP negeri, sedangkan 468 kursi lainnya berada di 15 SMP swasta. Seluruh kuota tersebut merupakan sisa daya tampung setelah seluruh tahapan seleksi sebelumnya selesai dilaksanakan.<\/p>\n<p>Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengimbau masyarakat memanfaatkan masa pendaftaran yang hanya berlangsung selama tiga hari agar seluruh kursi yang tersedia dapat terisi secara optimal. Ia berharap para orang tua yang anaknya belum diterima pada jalur sebelumnya segera mengikuti proses pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan.<\/p>\n<p>&#8220;Jalur reguler dibuka mulai 6 hingga 8 Juli. Kuota yang tersedia merupakan sisa daya tampung setelah pelaksanaan jalur afirmasi, mutasi, domisili, dan prestasi. Ini menjadi kesempatan bagi anak-anak yang belum diterima untuk kembali mengikuti seleksi,&#8221; ujarnya, Senin (6\/7\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Irfan, Disdikbud telah mengumumkan sisa kuota masing-masing sekolah melalui media sosial resmi sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengetahui sekolah mana yang masih membuka penerimaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan informasi yang terbuka sekaligus memudahkan orang tua dalam menentukan pilihan sekolah.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, SMP Negeri 1 Balikpapan masih memiliki 96 kursi dari total daya tampung sebanyak 440 peserta didik. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah sekolah lain dengan jumlah kuota yang bervariasi sesuai hasil seleksi pada tahap sebelumnya.<\/p>\n<p>Selain mengingatkan masyarakat agar segera mendaftar, Disdikbud kembali menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan murid baru dilaksanakan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan kelulusan melalui jalur titipan ataupun meminta imbalan tertentu.<\/p>\n<p>&#8220;Kami pastikan tidak ada sistem titipan. Jangan percaya apabila ada pihak yang menjanjikan bisa meloloskan anak ke sekolah tertentu dengan meminta sejumlah uang. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Irfan menambahkan, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026\/2027 juga mengacu pada Surat Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 7 Tahun 2026. Seluruh tahapan penerimaan diawasi secara ketat untuk mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme sehingga proses seleksi dapat berlangsung secara objektif, adil, dan akuntabel.<\/p>\n<p>Setelah seluruh tahapan SPMB selesai, Disdikbud akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan penerimaan murid baru pada tahun berikutnya. Evaluasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta menjawab berbagai kendala yang mungkin ditemui selama proses pelaksanaan.<\/p>\n<p>Berdasarkan data Disdikbud, SMP Negeri 10 Balikpapan menjadi sekolah negeri dengan sisa kuota terbanyak, yakni 139 kursi. Disusul SMP Negeri 7 dengan 122 kursi dan SMP Negeri 6 sebanyak 117 kursi. Sementara itu, kuota paling sedikit terdapat di SMP Negeri 21 sebanyak 39 kursi, SMP Negeri 27 sebanyak 42 kursi, dan SMP Negeri 24 sebanyak 43 kursi.<\/p>\n<p>Untuk sekolah swasta, MTsS Ibnu Khaldun menjadi sekolah dengan kuota terbesar, yakni 66 kursi. Selanjutnya SMP PJHI menyediakan 63 kursi dan SMP PGRI 7 Balikpapan membuka 43 kursi bagi calon peserta didik baru.<\/p>\n<p>Melalui pembukaan jalur reguler ini, Disdikbud Balikpapan berharap seluruh anak usia sekolah dapat memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan sesuai daya tampung yang tersedia. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk mengikuti seluruh proses pendaftaran sesuai ketentuan demi mewujudkan sistem penerimaan murid baru yang transparan, adil, dan berkualitas.<\/p>\n<p>**(adv\/diskominfo balikpapan)**<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2013 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan kembali membuka jalur reguler Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Ajaran 2026\/2027. Pendaftaran berlangsung pada 6\u20138 Juli 2026 dan menjadi kesempatan terakhir bagi calon peserta didik&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6493,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[48,4],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260622_111234.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6492"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6492"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6492\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6494,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6492\/revisions\/6494"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6493"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}