{"id":4458,"date":"2025-09-12T11:25:40","date_gmt":"2025-09-12T11:25:40","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/09\/12\/rt-ku-terbaik-inovasi-bupati-kukar-untuk-selesaikan-masalah-warga\/"},"modified":"2025-09-12T11:25:40","modified_gmt":"2025-09-12T11:25:40","slug":"rt-ku-terbaik-inovasi-bupati-kukar-untuk-selesaikan-masalah-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/09\/12\/rt-ku-terbaik-inovasi-bupati-kukar-untuk-selesaikan-masalah-warga\/","title":{"rendered":"RT-Ku Terbaik, Inovasi Bupati Kukar untuk Selesaikan Masalah Warga"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251009-wa00086726865445148408257.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4456\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251009-wa00086726865445148408257.jpg 1024w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251009-wa00086726865445148408257-300x225.jpg 300w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251009-wa00086726865445148408257-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">CAPTION: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memperkenalkan program RT-Ku Terbaik, sebuah inovasi pembangunan berbasis masyarakat yang digagas langsung oleh Bupati Aulia Rahman Basri.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>TENGGARONG \u2013 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memperkenalkan program RT-Ku Terbaik, sebuah inovasi pembangunan berbasis masyarakat yang digagas langsung oleh Bupati Aulia Rahman Basri. <br><br>Program ini bukan sekadar inisiatif sosial, tetapi strategi besar untuk memperkuat ketahanan sosial, pangan, dan kemandirian ekonomi warga mulai dari unit terkecil: Rukun Tetangga (RT).<br><br>Bupati Aulia menjelaskan, RT-Ku Terbaik dirancang sebagai model pembangunan yang berangkat dari intervensi berbasis data. <br><br>Dengan pendekatan ini, setiap kebijakan pemerintah diharapkan lebih tepat sasaran dan langsung menyentuh persoalan riil yang dihadapi masyarakat di lapangan.<br><br>\u201cRT-Ku Terbaik ini merupakan upaya kita untuk memastikan bahwa Kutai Kartanegara memperoleh ketahanan sosial dan ketahanan pangan yang baik. Mindset besarnya ada di sana,\u201d tegas Aulia, Jumat (12\/9\/2025).<br><br>Melalui program ini, setiap RT akan menerima alokasi dana sebesar Rp150 juta per tahun untuk mendanai intervensi langsung terhadap berbagai persoalan sosial. <br><br>Mulai dari kemiskinan, pengangguran, anak putus sekolah, hingga warga rentan, semua akan ditangani di tingkat RT tanpa menunggu birokrasi panjang.<br><br>\u201cKetika ada warga miskin, kita intervensi langsung. Kalau ada anak yang terancam putus sekolah, kita selesaikan. Begitu pula persoalan lainnya,\u201d jelas Aulia.<br><br>Tahap awal pelaksanaan program difokuskan pada penguatan baseline data di setiap RT. <br><br>Data tersebut akan menjadi dasar perencanaan agar Pemkab Kukar mengetahui dengan pasti jumlah pengangguran, kondisi sosial, hingga potensi ekonomi lokal di tiap wilayah.<br><br>Aulia menjelaskan, data yang akurat akan memudahkan pemerintah menghubungkan warga dengan program yang relevan. <br><br>Misalnya, anak muda yang menganggur bisa diarahkan ke program Kukar Siap Kerja, balita rentan stunting akan dibantu melalui MBG Plus, sementara lansia dijangkau lewat program kesejahteraan sosial.<br><br>\u201cKalau bicara pengentasan kemiskinan, konsepnya ada dua: charity (bantuan langsung) dan empowerment (pemberdayaan). Nah, ini harus termapping di level RT,\u201d paparnya.<br><br>Lebih jauh, Bupati Aulia menyebut RT-Ku Terbaik juga menjadi wadah integrasi 17 program prioritas Kukar Idaman Terbaik. <br><br>Dengan begitu, RT tidak hanya berfungsi sebagai unit administratif, tetapi menjadi pusat sinergi pembangunan sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.<br><br>\u201cRT-Ku Terbaik ini nantinya jadi rumah penyelenggaraan program. Misalnya ada balita, kita intervensi MBG Plus. Ada lansia, kita pastikan kebutuhannya terpenuhi,\u201d ujarnya.<br><br>Ia menegaskan, alokasi Rp150 juta per RT bukan angka mutlak. Anggaran dapat disesuaikan dengan kompleksitas persoalan di lapangan. <br><br>RT dengan masalah sosial yang lebih berat bisa menerima intervensi lebih besar dibandingkan wilayah lainnya.<br><br>\u201cArtinya, pembiayaan itu sesuai dengan kebutuhan. Masalah di setiap RT tentu berbeda,\u201d ungkapnya.<br><br>Aulia menambahkan, tahun 2025 akan difokuskan pada penyusunan regulasi dan petunjuk teknis pelaksanaan program, termasuk mekanisme verifikasi data dan pengawasan penggunaan anggaran. <br><br>Targetnya, seluruh regulasi pendukung rampung pada akhir tahun sehingga pelaksanaan RT-Ku Terbaik bisa dimulai pada 2026.<br><br>\u201cYang pasti, kehadiran program ini ingin memastikan pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat,\u201d tutupnya.<br><br>Dengan RT-Ku Terbaik, Pemkab Kukar berharap tercipta model pembangunan baru yang lebih partisipatif, responsif, dan berpihak pada rakyat\u2014di mana setiap persoalan masyarakat diselesaikan tepat di akar masalahnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TENGGARONG \u2013 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memperkenalkan program RT-Ku Terbaik, sebuah inovasi pembangunan berbasis masyarakat yang digagas langsung oleh Bupati Aulia Rahman Basri. Program ini bukan sekadar inisiatif sosial, tetapi strategi besar untuk memperkuat ketahanan sosial, pangan,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4457,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[39,6],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251009-WA0008.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4458"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4458"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4458\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4458"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4458"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4458"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}