{"id":4443,"date":"2025-09-04T11:19:48","date_gmt":"2025-09-04T11:19:48","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/09\/04\/seluruh-puskesmas-di-kukar-didorong-beroperasi-24-jam\/"},"modified":"2025-09-04T11:19:48","modified_gmt":"2025-09-04T11:19:48","slug":"seluruh-puskesmas-di-kukar-didorong-beroperasi-24-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/09\/04\/seluruh-puskesmas-di-kukar-didorong-beroperasi-24-jam\/","title":{"rendered":"Seluruh Puskesmas di Kukar Didorong Beroperasi 24 Jam"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251009-wa0003646490247709993141.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4441\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251009-wa0003646490247709993141.jpg 1024w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251009-wa0003646490247709993141-300x200.jpg 300w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251009-wa0003646490247709993141-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">CAPTION: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera mengoperasionalkan seluruh Puskesmas selama 24 jam penuh.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><br><br>TENGGARONG \u2013 Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera mengoperasionalkan seluruh Puskesmas selama 24 jam penuh. <br><br>Kebijakan ini menjadi gebrakan baru Bupati Aulia Rahman Basri dalam memperkuat program layanan kesehatan gratis hanya dengan KTP.<br><br>Saat ini, dari total 32 Puskesmas yang tersebar di 20 kecamatan, sebanyak 17 unit telah menjalankan pelayanan 24 jam. Sisanya ditargetkan menyusul dan rampung dalam waktu maksimal satu bulan ke depan.<br><br>\u201cKalau bisa, ya tidak sampai satu bulan lagi semua sudah berjalan,\u201d ujar Aulia, Kamis (4\/9\/2025).<br><br>Pengoperasian 24 jam ini dirancang untuk memperkuat efektivitas program berobat gratis cukup pakai KTP, sekaligus menjawab kendala layanan yang selama ini bergantung pada jam operasional Puskesmas dan keterbatasan fasilitas rumah sakit.<br><br>\u201cLangkah ini untuk optimalkan program Kukar Idaman Terbaik. Warga harus bisa berobat kapan pun tanpa hambatan,\u201d tegas Aulia.<br><br>Menurutnya, banyak keluhan warga muncul karena 144 jenis keluhan kesehatan tidak bisa langsung ditangani rumah sakit karena bukan kategori gawat darurat. Kini, dengan Puskesmas aktif 24 jam, penanganan bisa langsung diberikan di tingkat dasar.<br><br>Aulia menegaskan bahwa kendala seperti kekurangan tenaga medis, kesiapan fasilitas, hingga dukungan infrastruktur kini sudah dalam tahap penyelesaian.<br><br>\u201cKami sudah bahas ini secara intens dengan Dinas Kesehatan. SDM dan sarana pendukung sedang difinalisasi,\u201d ujarnya.<br><br>Selain sebagai pintu pertama layanan kesehatan, Puskesmas juga diharapkan menjadi penyangga rumah sakit, khususnya di malam hari ketika masyarakat membutuhkan penanganan mendesak namun tidak darurat.<br><br>&#8220;Kalau Puskesmas siap 24 jam, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke RS, cukup di desa atau kecamatan,\u201d kata Aulia.<br><br>Pemkab Kukar juga menggandeng BPJS Kesehatan untuk memastikan skema pembiayaan program berjalan optimal. <br><br>Semua penduduk Kukar dengan NIK aktif bisa langsung mengakses layanan tanpa syarat tambahan.<br><br>\u201cSetelah ini selesai, program berobat pakai KTP akan benar-benar sempurna tanpa hambatan,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TENGGARONG \u2013 Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera mengoperasionalkan seluruh Puskesmas selama 24 jam penuh. Kebijakan ini menjadi gebrakan baru Bupati Aulia Rahman Basri dalam memperkuat program layanan kesehatan gratis hanya dengan KTP. Saat ini, dari total 32 Puskesmas yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4442,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[39,6],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251009-WA0003.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4443"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4443"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4443\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4442"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}