{"id":4271,"date":"2025-07-08T11:41:24","date_gmt":"2025-07-08T11:41:24","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/07\/08\/regenerasi-peternak-dikebut-spr-targetkan-ratusan-alumni-dalam-5-tahun\/"},"modified":"2025-07-08T11:41:24","modified_gmt":"2025-07-08T11:41:24","slug":"regenerasi-peternak-dikebut-spr-targetkan-ratusan-alumni-dalam-5-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/07\/08\/regenerasi-peternak-dikebut-spr-targetkan-ratusan-alumni-dalam-5-tahun\/","title":{"rendered":"Regenerasi Peternak Dikebut, SPR Targetkan Ratusan Alumni dalam 5 Tahun"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"459\" height=\"338\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251003-wa0005839346051534266047.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4269\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251003-wa0005839346051534266047.jpg 459w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/img-20251003-wa0005839346051534266047-300x221.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 459px) 100vw, 459px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">CAPTION: Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><br><br>TENGGARONG \u2013 Regenerasi peternak di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mendapat dorongan besar. <br><br>Program Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) membidik anak muda untuk dibentuk jadi peternak mandiri, inovatif, dan berjiwa bisnis lewat pelatihan intensif 9 bulan.<br><br>Melalui Sekolah Peternakan Rakyat yang digagas oleh Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak), Pemkab Kukar menargetkan lahirnya generasi baru peternak muda yang terampil, berwawasan bisnis, dan siap menjadi tulang punggung sektor peternakan masa depan.<br><br>Program ini secara khusus menyasar pemuda berusia 19 hingga 39 tahun, dan akan dilaksanakan dalam format inkubasi intensif selama 9 bulan, lengkap dengan pendampingan lapangan, pelatihan teknis, serta penguatan jejaring usaha.<br><br>\u201cIni bukan pelatihan biasa. SPR hadir sebagai wadah pembentukan komunitas peternak milenial yang siap mandiri dan bersaing di era agribisnis modern,\u201d tegas Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, Selasa (8\/7\/2025).<br><br>Berbeda dari pelatihan peternakan pada umumnya, SPR menggunakan pendekatan berbasis komunitas. <br><br>Peserta dibentuk dalam satu angkatan kecil, sekitar 9 orang, agar proses mentoring lebih intensif dan hasil pelatihan lebih terukur. <br><br>Wilayah seperti Muara Kaman dan Ulu telah dipetakan sebagai lokasi awal pembinaan karena potensi peternakan rakyat yang tinggi.<br><br>Selama pelatihan, peserta akan dibimbing langsung oleh tim Yayasan Karya Bangun Bangsa Indonesia (YKBBI) yang tinggal bersama komunitas. <br><br>Tak hanya belajar di kelas, mereka juga akan praktek langsung di lapangan\u2014dari manajemen kandang, pembibitan, hingga pemasaran dan strategi usaha.<br><br>Distanak Kukar menggandeng mentor dari perguruan tinggi ternama seperti Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menjamin kualitas kurikulum. <br><br>Model pembelajaran yang diterapkan bersifat holistik\u2014tidak hanya fokus pada keterampilan teknis beternak, tapi juga melatih peserta untuk membangun usaha yang sehat dan berkelanjutan.<br><br>\u201cPeternak muda yang kita cetak akan mampu berpikir strategis: bagaimana membuat skala usahanya tumbuh, bagaimana membangun jaringan pasar, dan bagaimana menarik investor,\u201d jelas Taufik.<br><br>Menariknya, SPR juga membuka jenjang lanjutan bagi peserta yang ingin naik tingkat\u2014semacam \u201cS2 Peternakan Rakyat\u201d, di mana alumni SPR bisa menjadi mentor bagi kelompok peternak lain atau bahkan membangun koperasi sendiri. <br><br>Ini menjadi ekosistem pembelajaran berkelanjutan yang bisa memperluas dampak ke masyarakat luas.<br><br>Selama ini, sektor peternakan di Kukar masih didominasi kelompok usia tua. Dengan hadirnya SPR, Pemkab Kukar berharap bisa mengatasi krisis regenerasi yang mengancam keberlanjutan sektor pangan hewani di daerah.<br><br>\u201cKami tidak ingin sektor peternakan stagnan. Harus ada darah baru yang masuk dengan semangat, inovasi, dan keberanian membangun usaha,\u201d tegas Taufik.<br><br>Distanak Kukar menargetkan dalam 5 sampai 10 tahun mendatang, akan lahir ratusan peternak muda yang tangguh dan mandiri dari program ini. <br><br>Mereka tidak hanya menjadi penggerak sektor peternakan, tapi juga pionir agribisnis berbasis komunitas yang bisa mengangkat ekonomi desa.<br><br>\u201cIni adalah investasi jangka panjang. Kalau kita mulai dari sekarang, Kukar akan punya generasi peternak yang tidak kalah dengan pelaku industri besar,\u201d tutup Taufik. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TENGGARONG \u2013 Regenerasi peternak di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mendapat dorongan besar. Program Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) membidik anak muda untuk dibentuk jadi peternak mandiri, inovatif, dan berjiwa bisnis lewat pelatihan intensif 9 bulan. Melalui Sekolah Peternakan Rakyat yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4270,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[39,6],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251003-WA0005.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4271"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4271"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4271\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4270"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4271"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4271"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4271"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}