{"id":4049,"date":"2025-05-05T10:03:18","date_gmt":"2025-05-05T10:03:18","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/05\/05\/transformasi-loh-sumber-jadi-desa-mandiri\/"},"modified":"2025-05-05T10:03:18","modified_gmt":"2025-05-05T10:03:18","slug":"transformasi-loh-sumber-jadi-desa-mandiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/05\/05\/transformasi-loh-sumber-jadi-desa-mandiri\/","title":{"rendered":"Transformasi Loh Sumber Jadi Desa Mandiri"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"725\" height=\"549\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/img-20250929-wa00021712786007838976090.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4047\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/img-20250929-wa00021712786007838976090.jpg 725w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/img-20250929-wa00021712786007838976090-300x227.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 725px) 100vw, 725px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">CAPTION: Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><br><br><br>TENGGARONG \u2013 Transformasi desa di era digital dan ekonomi dinamis tak lagi sekadar wacana. <br><br>Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), membuktikannya dengan resmi menyandang status Desa Mandiri\u2014predikat tertinggi dalam klasifikasi pembangunan desa menurut Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).<br><br>Lebih dari sekadar pencapaian administratif, status Desa Mandiri di Loh Sumber menjadi penanda bahwa desa mampu berevolusi menjadi entitas yang modern, produktif, dan inklusif, tanpa kehilangan jati dirinya.<br><br>Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar hasil pembangunan fisik, melainkan hasil dari reformasi kelembagaan, inovasi sosial, dan strategi ekonomi yang menyentuh semua lapisan masyarakat.<br><br>\u201cDulu kita bicara desa itu selalu soal pembangunan jalan atau jembatan. Sekarang kami bicara digitalisasi layanan, pelatihan teknologi pertanian, dan penguatan BUMDes sebagai lembaga bisnis desa,\u201d kata Sukirno, Senin (5\/5\/2025).<br><br>Salah satu titik balik perubahan desa ini adalah kebangkitan BUMDes Sumber Purnama, yang kini menjadi lokomotif penggerak ekonomi lokal. <br><br>Sebelumnya mati suri, BUMDes ini direstrukturisasi secara manajerial dan diarahkan untuk menjadi lembaga yang profesional.<br><br>Hasilnya terlihat nyata: dari jasa penggilingan padi, penyedia pupuk, hingga pemasaran hasil pertanian, BUMDes kini berperan layaknya koperasi modern yang menjembatani produksi, distribusi, dan modal.<br><br>\u201cPetani sekarang tidak takut lagi soal pasar. BUMDes hadir bukan sebagai penonton, tapi partner bisnis mereka,\u201d tegas Sukirno.<br><br>Modernisasi di Loh Sumber tidak berhenti di level kelembagaan. UMKM dan kelompok tani juga dilatih untuk mengadopsi teknologi, mulai dari pemanfaatan media sosial untuk promosi produk, hingga pengenalan sistem pertanian organik dan efisien air.<br><br>Warga yang dulunya hanya menjual kedelai, kini mampu mengolahnya jadi tempe, dan lebih jauh\u2014menjadi keripik tempe dalam kemasan rapi yang dijual secara daring.<br><br>\u201cLoh Sumber tidak lagi menjadi desa yang menunggu bantuan. Kami produksi, kami kemas, kami pasarkan sendiri. Inilah wajah baru desa modern,\u201d kata Sukirno.<br><br>Desa sebagai Subjek Inovasi dan Pelayanan<br>Status Desa Mandiri juga tak lepas dari perbaikan sistem pelayanan publik berbasis digital, seperti sistem informasi kependudukan berbasis website, pengaduan online, dan integrasi data desa. Warga kini lebih mudah mengakses layanan tanpa harus datang ke balai desa.<br><br>\u201cDigitalisasi bukan berarti desa jadi kota, tapi desa menjadi lebih efisien, lebih transparan, dan lebih cepat melayani,\u201d tambahnya.<br><br>Keberhasilan Loh Sumber menjadi Desa Mandiri menunjukkan bahwa dengan kepemimpinan visioner dan kolaborasi yang kuat, desa bisa menjadi laboratorium inovasi kebijakan. <br><br>Dari tata kelola keuangan yang transparan, hingga inisiatif pemberdayaan perempuan dan pemuda, semua disusun berdasarkan kebutuhan lokal yang nyata.<br><br>\u201cSetiap desa bisa tumbuh, asalkan punya mimpi dan peta jalan. Kami di Loh Sumber sudah membuktikan itu,\u201d ujar Sukirno.<br><br>Setelah status Desa Mandiri tercapai, Pemdes Loh Sumber berencana memperluas dampak lewat pembentukan klaster ekonomi kreatif, koperasi digital, dan replikasi model pengelolaan BUMDes ke desa sekitar. <br><br>Mereka juga aktif menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dan pihak swasta untuk mendukung inovasi berkelanjutan.<br><br>\u201cIni bukan titik akhir. Ini justru permulaan. Kami ingin desa bukan sekadar tempat tinggal, tapi pusat peluang dan perubahan,\u201d pungkas Sukirno.(*)<br><br><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TENGGARONG \u2013 Transformasi desa di era digital dan ekonomi dinamis tak lagi sekadar wacana. Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), membuktikannya dengan resmi menyandang status Desa Mandiri\u2014predikat tertinggi dalam klasifikasi pembangunan desa menurut Kementerian Desa, Pembangunan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4048,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[39,6],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250929-WA0002.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4049"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4049"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4049\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4048"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4049"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4049"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4049"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}