{"id":3366,"date":"2025-07-15T12:31:33","date_gmt":"2025-07-15T12:31:33","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/07\/15\/43-siswa-terpilih-jadi-paskibraka-balikpapan-2025-empat-lolos-ke-tingkat-provinsi\/"},"modified":"2025-07-15T12:31:33","modified_gmt":"2025-07-15T12:31:33","slug":"43-siswa-terpilih-jadi-paskibraka-balikpapan-2025-empat-lolos-ke-tingkat-provinsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/07\/15\/43-siswa-terpilih-jadi-paskibraka-balikpapan-2025-empat-lolos-ke-tingkat-provinsi\/","title":{"rendered":"43 Siswa Terpilih Jadi Paskibraka Balikpapan 2025, Empat Lolos ke Tingkat Provinsi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"501\" height=\"471\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/img-20250720-wa00036999875316248929696.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3364\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/img-20250720-wa00036999875316248929696.jpg 501w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/img-20250720-wa00036999875316248929696-300x282.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 501px) 100vw, 501px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><br><br>BALIKPAPAN \u2014 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Balikpapan resmi mengumumkan para siswa terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025. Pengumuman dilakukan melalui akun Instagram resmi @kesbangpol.balikpapan pada Rabu (15\/7\/2025).<br><br>Dari hasil seleksi yang berlangsung ketat, sebanyak 43 siswa lolos menjadi Paskibraka, terdiri dari 39 orang di tingkat Kota (20 putra dan 19 putri), serta 4 orang mewakili Balikpapan di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.<br><br>Keempat nama yang akan bertugas di tingkat provinsi adalah:<br><br>Fathan Adi Ardani (SMA Negeri 7 Balikpapan)<br>Ahmad Thariq El-Shirazy (SMA Negeri 9 Balikpapan)<br>Pramudita Marta Andhabuwana (SMA Negeri 1 Balikpapan)<br>Berlianeza Mejida (MAN Balikpapan)<br>Kepala Bakesbangpol Balikpapan, Sutadi, menegaskan bahwa keterlibatan dalam Paskibraka bukan sekadar menjadi bagian dari upacara kenegaraan, melainkan merupakan proses pembinaan karakter yang mendalam.<br><br>\u201cLatihan ini harus menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat semangat persatuan, dan membentuk pribadi tangguh, jujur, serta berintegritas,\u201d ujarnya, Sabtu (19\/7\/2025).<br><br>Sutadi juga mengapresiasi kerja keras para pelatih, pembina, dan tim seleksi yang telah membentuk kader Paskibraka dengan ketahanan fisik dan mental yang mumpuni. Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh peserta untuk menjadikan kesempatan ini sebagai momen penting dalam hidup mereka.<br><br>\u201cKami percaya kalian adalah pemuda terbaik. Jadikan ini kesempatan belajar, menempa diri, dan berkontribusi untuk Balikpapan dan Indonesia,\u201d tambahnya.<br><br>Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk orang tua, sekolah, dan instansi terkait, agar proses pelatihan berjalan optimal dan berkelanjutan.<br><br>\u201cMereka adalah simbol generasi tangguh, disiplin, dan cinta tanah air. Teruslah berlatih dengan semangat, jaga sikap dan nasionalisme,\u201d tegasnya.<br><br>Bakesbangpol berharap seluruh proses pelatihan Paskibraka berjalan lancar hingga puncak peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, di mana para siswa ini akan mengemban tugas mulia sebagai pengibar bendera pusaka dengan penuh kehormatan dan tanggung jawab.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2014 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Balikpapan resmi mengumumkan para siswa terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025. Pengumuman dilakukan melalui akun Instagram resmi @kesbangpol.balikpapan pada Rabu (15\/7\/2025). Dari hasil seleksi yang berlangsung ketat,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3365,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[4,41],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250720-WA0003.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3366"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3366"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3366\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3366"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3366"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3366"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}