{"id":3137,"date":"2025-04-02T08:43:01","date_gmt":"2025-04-02T08:43:01","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/04\/02\/lebih-meriah-dan-panjang-festival-kukar-land-2025-siap-guncang-tenggarong\/"},"modified":"2025-04-02T08:43:01","modified_gmt":"2025-04-02T08:43:01","slug":"lebih-meriah-dan-panjang-festival-kukar-land-2025-siap-guncang-tenggarong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/04\/02\/lebih-meriah-dan-panjang-festival-kukar-land-2025-siap-guncang-tenggarong\/","title":{"rendered":"Lebih Meriah dan Panjang, Festival Kukar Land 2025 Siap Guncang Tenggarong"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/img-20250524-wa00388720652480347722984-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3135\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/img-20250524-wa00388720652480347722984-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/img-20250524-wa00388720652480347722984-300x225.jpg 300w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/img-20250524-wa00388720652480347722984-768x576.jpg 768w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/img-20250524-wa00388720652480347722984-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/img-20250524-wa00388720652480347722984.jpg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">CAPTION: Kemeriahan Festival Kukar Land 2023.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><br><br><br>Tenggarong \u2013 Festival Kukar Land, salah satu acara terbesar yang diadakan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akan kembali digelar pada Juli 2025 mendatang. <br><br>Bertempat di Stadion Aji Imbut, Kecamatan Tenggarong Seberang, festival ini menjadi bagian dari program pemerintah daerah, yaitu Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F), yang bertujuan untuk mempromosikan potensi lokal serta mendukung perekonomian masyarakat melalui berbagai kegiatan budaya, hiburan, dan UMKM.<br><br>Persiapan untuk acara tersebut saat ini tengah digodok oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar. Menurut Plt Kepala Bidang Pemasaran Dispar, Ahmad Ivan, berbagai konsep dan tema tengah disusun agar festival tahun ini lebih menarik dan berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. <br><br>\u201cKonsepnya masih kami susun, namun yang pasti, festival tahun ini akan berbeda dari yang sebelumnya. Kami ingin Kukar Land Festival 2025 menjadi momen yang lebih meriah dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat,\u201d ujarnya, Rabu (2\/4\/2025).<br><br>Selain menjadi ajang hiburan, Festival Kukar Land 2025 juga akan berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal. Salah satu perubahan besar yang akan diterapkan adalah penambahan durasi acara. <br><br>Jika sebelumnya festival hanya berlangsung selama dua hari, maka kali ini acara akan berlangsung selama tiga hingga empat hari. <br><br>Dengan durasi yang lebih panjang, pihak penyelenggara berharap dapat menarik lebih banyak pengunjung untuk hadir, berbelanja, dan menikmati berbagai produk dari pelaku UMKM di Kukar.<br><br>\u201cKami ingin festival ini bukan hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk menunjukkan produk mereka. Dengan tambahan durasi, kami berharap bisa memberikan ruang yang lebih banyak bagi UMKM untuk berkembang dan mendapatkan keuntungan,\u201d jelas Ivan.<br><br>Festival Kukar Land 2025 akan tetap menonjolkan talenta-talenta lokal, yang akan tampil dalam berbagai bentuk seni dan budaya. <br><br>Dispar Kukar juga berencana untuk mendatangkan sejumlah bintang tamu dari Jakarta, yang akan mengisi acara untuk menambah kemeriahan festival. <br><br>Namun, hingga saat ini, nama-nama bintang tamu yang akan hadir belum dapat diumumkan. \u201cBintang tamunya belum bisa kami umumkan, tetapi kami akan mengadakan launching event untuk memperkenalkan para talenta nasional yang akan tampil di Kukar Land 2025,\u201d ungkap Ivan.<br><br>Acara ini akan menyuguhkan berbagai aktivitas menarik, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, pameran produk UMKM, hingga berbagai kegiatan hiburan lainnya. <br><br>Stadion Aji Imbut yang dapat menampung ribuan penonton akan menjadi pusat segala aktivitas selama festival berlangsung. <br><br>Pihak Dispar Kukar telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan pengamanan yang optimal, mengingat jumlah pengunjung yang diperkirakan sangat besar.<br><br>\u201cTentu saja, pengamanan menjadi prioritas utama kami, karena festival ini akan dihadiri ribuan pengunjung. Kami telah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran acara,\u201d kata Ivan.<br><br>Festival Kukar Land 2025 juga dirancang untuk mendukung sektor pariwisata di Kabupaten Kukar. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, acara ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun luar daerah, sekaligus memperkenalkan lebih banyak potensi budaya dan ekonomi Kukar.<br><br>\u201cSelain menjadi acara hiburan, kami ingin Kukar Land Festival juga menjadi ajang untuk mempromosikan pariwisata dan ekonomi lokal. Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk mengenalkan produk-produk unggulan daerah kita kepada masyarakat luas,\u201d tambah Ivan.<br><br>Dengan segala persiapan yang tengah dilakukan, Festival Kukar Land 2025 diharapkan dapat berjalan lancar dan sukses, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, serta menjadi salah satu event unggulan di Kukar yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. (*)<br><br>*<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tenggarong \u2013 Festival Kukar Land, salah satu acara terbesar yang diadakan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akan kembali digelar pada Juli 2025 mendatang. Bertempat di Stadion Aji Imbut, Kecamatan Tenggarong Seberang, festival ini menjadi bagian dari program pemerintah daerah, yaitu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3136,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[39,6],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250524-WA0038.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3137"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3137"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3137\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}