{"id":2756,"date":"2025-04-18T06:01:39","date_gmt":"2025-04-18T06:01:39","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/04\/18\/ketua-dprd-ppu-ikn-sebagai-peluang-dan-tantangan-yang-harus-dioptimalkan\/"},"modified":"2025-04-18T06:01:39","modified_gmt":"2025-04-18T06:01:39","slug":"ketua-dprd-ppu-ikn-sebagai-peluang-dan-tantangan-yang-harus-dioptimalkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/04\/18\/ketua-dprd-ppu-ikn-sebagai-peluang-dan-tantangan-yang-harus-dioptimalkan\/","title":{"rendered":"Ketua DPRD PPU: IKN Sebagai Peluang dan Tantangan yang Harus Dioptimalkan"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"714\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/img-20250418-wa00102867028470987562226-1024x714.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2754\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/img-20250418-wa00102867028470987562226-1024x714.jpg 1024w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/img-20250418-wa00102867028470987562226-300x209.jpg 300w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/img-20250418-wa00102867028470987562226-768x535.jpg 768w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/img-20250418-wa00102867028470987562226.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><br>PPU &#8211; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menyampaikan pandangannya mengenai keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, kehadiran IKN membawa dua sisi: peluang besar sekaligus tantangan yang harus dijawab dengan strategi yang matang.<br><br>\u201cIKN jadi peluang, tapi tantangannya juga besar. Kita punya pemimpin baru yang pasti membawa cara berpikir baru pula,\u201d ujarnya pada Kamis (17\/4\/2025).<br><br>Raup menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah sangat dipengaruhi oleh kualitas pemimpinnya, baik dari pola pikir, karakter, hingga program kerja yang dijalankan.<br><br>\u201cOleh karena itu, kami di DPRD sudah mulai menghitung langkah-langkah strategi yang harus diambil,\u201d lanjutnya.<br><br>Ia menyebut bahwa salah satu fokus utama DPRD saat ini adalah menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).<br><br>\u201cIni adalah konsep kerja dalam lima tahun yang harus disampaikan kepada masyarakat, sehingga kita betul-betul bisa melaksanakan,\u201d tegasnya.<br><br>Lebih lanjut, Raup juga menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi mengenai RPJMD kepada publik secara luas.<br><br>\u201cRespon masyarakat terhadap apa yang kita lakukan harus benar-benar dilaksanakan,\u201d imbuhnya.<br>Politisi dari Partai Gerindra ini menargetkan agar dokumen RTRW dan RPJMD dapat disahkan paling lambat pada bulan Agustus mendatang.<br><br>Ia menilai, perbedaan gaya kepemimpinan akan berpengaruh terhadap konsep pembangunan yang diusung. Oleh karena itu, pemimpin baru dinilai perlu memahami kondisi daerah dan menyesuaikan visi-misi dengan kebutuhan masyarakat.<br><br>\u201cKita sedang menggodok RTRW dan RPJMD ini agar sesuai dengan program apa saja yang akan dilakukan ke depan,\u201d tutupnya.<br><br>Dengan penuh semangat dan optimisme, Raup berharap kehadiran IKN dapat menjadi momentum transformasi, menyatukan visi antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan PPU.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PPU &#8211; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menyampaikan pandangannya mengenai keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, kehadiran IKN membawa dua sisi: peluang besar sekaligus tantangan yang harus dijawab dengan strategi yang matang. \u201cIKN&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2755,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[35,10],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20250418-WA0010.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2756"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2756"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2756\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2755"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}