{"id":1920,"date":"2025-02-27T14:11:03","date_gmt":"2025-02-27T14:11:03","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/02\/27\/irawan-heru-suryanto-dorong-pengembangan-ternak-bebek-di-sebakung-jaya\/"},"modified":"2025-02-28T02:14:29","modified_gmt":"2025-02-28T02:14:29","slug":"irawan-heru-suryanto-dorong-pengembangan-ternak-bebek-di-sebakung-jaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2025\/02\/27\/irawan-heru-suryanto-dorong-pengembangan-ternak-bebek-di-sebakung-jaya\/","title":{"rendered":"Irawan Heru Suryanto Dorong Pengembangan Ternak Bebek di Sebakung Jaya"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/img-20250228-wa00016090764158705297789-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1918\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/img-20250228-wa00016090764158705297789-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/img-20250228-wa00016090764158705297789-300x225.jpg 300w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/img-20250228-wa00016090764158705297789-768x576.jpg 768w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/img-20250228-wa00016090764158705297789-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/img-20250228-wa00016090764158705297789.jpg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>PPU &#8211; Ternak bebek menjadi salah satu solusi yang diusulkan warga Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Irawan Heru Suryanto, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan ini dan siap membawa aspirasi tersebut ke dalam program pemerintah daerah.<br><br>\u201cWarga di sana sudah mulai melihat potensi ternak bebek sebagai peluang usaha. Mereka membutuhkan bantuan bibit serta panduan teknis agar bisa menjalankan usaha ini dengan baik,\u201d kata Irawan, Kamis (27\/2\/2025).<br><br>Menurutnya, bebek adalah jenis ternak yang relatif mudah dipelihara dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain daging dan telurnya yang laku di pasaran, bebek juga cocok untuk kondisi lingkungan Desa Sebakung Jaya yang didominasi lahan basah.<br><br>\u201cKami melihat ada peluang besar di sini. Dengan dukungan pemerintah, warga bisa memanfaatkan potensi alam mereka untuk meningkatkan pendapatan keluarga,\u201d ujarnya.<br><br>Irawan menambahkan bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan fisik seperti bibit, tetapi juga harus disertai dengan pendampingan teknis.<br><br>\u201cKami ingin warga benar-benar bisa mandiri. Bukan cuma dikasih bibit, tapi juga diajari cara beternak yang baik, termasuk bagaimana menjual hasil produksi mereka ke pasar yang lebih luas,\u201d katanya.<br><br>Untuk merealisasikan program ini, Irawan berencana bekerja sama dengan dinas terkait dan kelompok tani lokal. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. <br><br>\u201cKami akan libatkan ahli peternakan untuk membantu warga. Selain itu, kami juga akan bantu bangun jaringan pemasaran agar produk mereka bisa lebih dikenal,\u201d tambahnya.<br><br>Melalui program ini, Irawan berharap warga Desa Sebakung Jaya dapat memiliki sumber penghasilan tambahan yang berkelanjutan. <br><br>\u201cIni bukan soal memberi ikan, tapi memberi kail. Kami ingin warga bisa bangkit secara ekonomi dengan memanfaatkan potensi yang ada,\u201d tutupnya. (Man)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PPU &#8211; Ternak bebek menjadi salah satu solusi yang diusulkan warga Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Irawan Heru Suryanto, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan ini dan siap membawa aspirasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1919,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[35,16,10],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250228-WA0001.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1920"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1920"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1920\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1924,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1920\/revisions\/1924"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1919"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1920"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1920"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1920"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}