{"id":1587,"date":"2024-11-18T14:34:56","date_gmt":"2024-11-18T14:34:56","guid":{"rendered":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2024\/11\/19\/dispora-kaltim-hidupkan-permainan-tradisional-di-sekolah-sekolah\/"},"modified":"2024-11-23T10:28:00","modified_gmt":"2024-11-23T10:28:00","slug":"dispora-kaltim-hidupkan-permainan-tradisional-di-sekolah-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/2024\/11\/18\/dispora-kaltim-hidupkan-permainan-tradisional-di-sekolah-sekolah\/","title":{"rendered":"Dispora Kaltim Hidupkan Permainan Tradisional di Sekolah-sekolah"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"757\" src=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/img-20241119-wa00258541268328785055311-1024x757.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1585\" srcset=\"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/img-20241119-wa00258541268328785055311-1024x757.jpg 1024w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/img-20241119-wa00258541268328785055311-300x222.jpg 300w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/img-20241119-wa00258541268328785055311-768x568.jpg 768w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/img-20241119-wa00258541268328785055311-540x400.jpg 540w, https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/img-20241119-wa00258541268328785055311.jpg 1037w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><br><br><br><br>Samarinda \u2013 Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen mempopulerkan kembali olahraga dan permainan tradisional yang mulai tergeser oleh game modern. <br><br>Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar sosialisasi permainan tradisional ke sekolah-sekolah di Kaltim.<br><br>Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional serta Layanan Khusus Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menyatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menggalakkan kegiatan ini.<br><br>\u201cMemang sudah ada tim khusus yang kami arahkan dan kami tunjuk untuk masuk ke sekolah-sekolah,\u201d ungkap Thomas.<br><br>Thomas menjelaskan bahwa tim tersebut bekerja berdasarkan jadwal yang telah disusun, sambil menyesuaikan dengan permintaan dari pihak sekolah. <br><br>Ia mengungkapkan bahwa pendekatan jemput bola ini mendapatkan respons positif dari siswa dan guru.<br><br>\u201cIya kita bersyukur meski game-game modern yang ada di gadget sekarang cukup marak, namun permainan tradisional akhir-akhir ini kembali diminati oleh anak-anak SD hingga SMP,\u201d ujarnya.<br><br>Bahkan, beberapa sekolah secara rutin meminjam alat permainan tradisional seperti gasing dan egrang, lengkap dengan instruktur dari Dispora untuk membimbing siswa.<br><br>\u201cBiasanya kalau mereka pinjam mereka bersedia satu paket berikut dengan instruktur akan kami kirim ke tempat mereka supaya sekalian instruktur yang membimbing mereka, karenakan tidak semua anak-anak yang bisa bermain,\u201d jelasnya.<br><br>Thomas juga menyebut bahwa GOR Kadrie Oening tidak hanya menjadi tempat olahraga prestasi, tetapi juga sering diisi dengan kegiatan permainan tradisional.<br><br>\u201cKita cukup merasa bangga ya karena memang tren permainan tradisional akhir-akhir ini mulai digemari kembali oleh anak-anak kita,\u201d tutupnya. ADV <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Samarinda \u2013 Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen mempopulerkan kembali olahraga dan permainan tradisional yang mulai tergeser oleh game modern. Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar sosialisasi permainan tradisional ke sekolah-sekolah di Kaltim. Kepala Seksi Olahraga dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1586,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[36,16,18,5],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/rubriknusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241119-WA0025.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1587"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1587"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1587\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1701,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1587\/revisions\/1701"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1586"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rubriknusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}